Unsur dan Norma Penerjemahan

Last Updated on 22.04.2016 by Zulfahmi M

Jika kita memperhatikan judul Simple/Present Continuous
tentu yang terbayang di dalam pemikiran bahwa kita akan belajar menerjemahkan
teks yang bentuk kalimatnya simple present/present continuous. Pemikirian ini
tentu benar karena memang kita belajar menerjemahkan kalimat berbentuk simple
present dan present continuous. Meskipun tidak menutup kemungkinan unsur
gramatikal lain yang terlibat di dalamnya.


Pemahaman grammar dan kosa-kata tertentu penting bagi seorang penerjemah karena 
akan berfungsi sebagai alat untuk memahami teks bahasa sumber. Kemudian
pemahaman yang  baik terhadap makna yang terdapat dalam bahasa sumber
sangat diperlukan dalam menghasilkan produk terjemahan yang baik.

Selain unsur-unsur kebahasaan  yang akan dipelajari dalam tutorial ini
juga akan diperkenalkan norma-norma penerjemahan yang baik dan benar. Pada
halaman 1 bagian atas akan ditemukan Tips menerjemahkan. Tips tersebut bunyinya
kurang lebih sebagai berikut:
Hasil terjemahan yang kita hasilkan sedapat mungkin tidak
menimbulkan kesan bagi pembacanya bahwa itu adalah sebuah teks hasil
terjemahan. Artinya kita membuat hasil terjemahan kita sealami mungkin dalam
bahasa sasaran kita yaitu bahasa Indoensia.
Hasil terjemahan yang kita hasilkan tidak terdapat makna
atau informasi yang tertinggal atau tidak tersampaikan secara baik dan akurat
dalam bahasa sasaran.
Tidak ditemukan adanya penerjemahan yang bebas yang pada
akhirnya melenceng dari bahasa sumber. Sang penerjemah sebaiknya tidak dibatasi oleh bentuk
bahasa sumber seperti kosa kata, tatabahasa  maupun gaya  yang
menyebabkan bahasa hasil terjemahan kita menjadi tidak lazim.

Jadi unsur kebahasaan yang  kita pelajari nanti digunakan untuk
menganalisa teks bahasa sumber. Sedangkan rambu2 penerjemahan digunakan untuk
memformulasikannya ke dalam bahasa sasaran secara baik.


Untuk lebih jelasnya perhatikan kalimat-kalimat berikut ini  yang kami kutip dari
modul saudara
1. Frances is a swell girl, wonderful figure, good looks and personality.
2. British rail also has a regular contract.
3. The MP has 1,000 majority
4. The deal includes a $1.1 billion order from British Airways
5. She looks are at sausage that costs 240 roubles a kilo
6. George organizes all the things.
7. Our family in Kurdistan are facing another disastrous winter.
8. Filofox psc is losing money.
9. “There something there that isn’t working
10. If we’re joking, we’re not fighting, are we?

Kalimat nomor satu di atas adalah merupakan bentuk
kalimat simple present  dalam bentuk nominal dengan linking verbnya “is” .

Subjeknya  adalah Frances sedangkan dan objeknya adalah a swell girl.
Kemudian  wonderful figure dan good  looks and personality merupakan
keterangan yang  menerangkan swell girl.

Tentu setelah kita memahami secara baik kalimat tersebut di atas maka dengan
mudah kita memformulasikan ide tersebut ke dalam bahasa sasaran secara baik
dengan mengikuti rambu-ramb penerjemahan yang telah dituliskan di atas.


Kembali ke kalimat di atas bahwa di dalam bayangan kita bahwa kalimat tesebut
ingin menggambarkan seorang gadis yang pintar bernama Frances. Di dalam
keterangannya disebutkan bahwa gadis pintar bernama Frances itu juga merupakan
gadis  yang  wonderful figure (sosok menyenankan), good looks and
personality gadis yang memiliki penampilan serta kepribadian yang menarik

(Sumber: Materi Kuliah English for Translation  UT)
Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *