Teknik Penilai Pengetahuan Pada Kurikulum 2013

Last Updated on 18.11.2016 by Zulfahmi M

Berbagai teknik penilaian dapat dilakukan sesuai dengan karakteristik KD masing-masing. Teknik yang paling umum digunakan antara lain:

A. Tes Tertulis

Tes tertulis adalah tes yang soal dan jawaban disajikan secara
tertulis berupa pilihan ganda, isian, benar-salah, menjodohkan,dan uraian. Instrumen tes tertulis dikembangkan atau disiapkan
dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
  1. Menetapkan
    tujuan tes
    .Langkah
    pertama yang dilakukan adalah menetapkan tujuan penilaian, apakah untuk
    keperluan mengetahui capaian pembelajaran ataukah untuk memperbaiki proses
    pembelajaran, atau untuk kedua-duanya.
    Tujuan ulangan harian berbeda dengan tujuan ulangan tengah semester (UTS), dan tujuan untuk ulangan akhir semester (UAS).
    Sementara ulangan harian biasanya diselenggarakan untuk mengetahui capaian
    pembelajaran ataukah untuk memperbaiki proses pembelajaran, UTS dan UAS umumnya
    untuk mengetahui capaian pembelajaran.
  2. Menyusun
    kisi-kisi
    . Kisi-kisi
    merupakan spesifikasiyang memuat kriteria soal yang akan ditulis yang meliputi
    antara lain KD yang akan diukur, materi, indikator soal, bentuk soal, dan
    jumlah soal. Kisi-kisi disusun untuk memastikan butir-butir soal mewakili apa
    yang seharusnya diukur secara proporsional. Pengetahuan faktual, konseptual,
    dan prosedural dengan kecakapan berfikir tingkat rendah hingga tinggi akan
    terwakili secara memadai.
  3. Menulis soal berdasarkan kisi-kisi
    dan kaidah penulisan soal.
  4. Menyusun pedoman penskoran. Untuk soal pilihan ganda, isian, menjodohkan,
    dan jawaban singkat disediakan kunci jawaban. Untuk soal uraian disediakan kunci/model
    jawaban dan rubrik.
Berikut
ini contoh kisi-kisi
soal dan pedoman penskorannnya
Contoh
Kisi-Kisi Tes Tertulis
Nama Sekolah             : SMP Jaya Bangsaku
Kelas/Semester            : VII/Semester I
Tahun pelajaran           : 2014/2015
Mata Pelajaran            :
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
No.
Kompetensi
Dasar
Materi
Indikator Soal
Bentuk Soal
Jml
Soal
1
3.1       Memahami
sejarah dan semangat komitmen  para
pendiri Negara dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara
BPUPKI
Siswa dapat menjelaskan latar belakang pembentukan
BPUPKI
Uraian
1
2
2
2
1
3.2
PG
Contoh butir
s
oal:
Tuliskan 3 (tiga)alasan Jepang
mengijinkan pembentukan BPUPKI!
Contoh
Pedoman Penskoran Soal Uraian
No. Soal
Kunci Jawaban
Skor
1
Jepang
mengalami kekalahan perang di wilayah Asia Pasifik.
1
Pembentukan
BPUPKI diperbolehkan dengan tujuan rakyat Indonesia membantu Jepang dalam
perang dunia ke-2.
2
Desakan
kaum pergerakan Indonesia untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
1
Skor Maksimum
4
2
……………………………………………………………….
Skor Maksimum
……………………………………………………………….
5
……………………………………………………………….
Skor Maksimum
Total Skor Maksimum
B. Tes Lisan
Tes lisan berupa pertanyaan-pertanyaan yang diberikan guru
secara lisan dan siswa merespon
pertanyaan tersebut secara lisan.
Selain bertujuan mengecek
penguasaan pengetahuan untuk perbaikan
pembelajaran, tes lisan dapat
menumbuhkan sikap berani berpendapat, percaya diri, dan kemampuan berkomunikasi secara efektif. Dengan
demikian, tes lisan dilakukan pada saat proses pembelajaran
berlangsung
. Tes lisan 
juga dapat digunakan untuk melihat ketertarikan siswa
terhadap materi yang diajarkan dan motivasi siswa dalam belajar. 
  • Contoh pertanyaan
    pada tes lisan:
  • Apa yang
    dimaksud dengan
    fotosintesis?
  • Apa
    manfaat fotosintesis bagi tumbuhan?
  • Bagaimana
    proses fotosintesis?
  • Menurut kamu apa manfaat mengetahui proses fotosintesis?
C. Penugasan
Penugasan adalah pemberian tugas kepada siswa untuk mengukur dan/atau memfasilitasi
siswa memperolehatau meningkatkan
pengetahuan. Penugasan untuk mengukur pengetahuan dapat
dilakukan setelah proses pembelajaran (assessment
of learning
). Sedangkan penugasan untuk meningkatkan pengetahuan diberikan
sebelum dan/atau selama proses pembelajaran (assessment for learning). Tugas
dapat dikerjakan baik secara individu maupun kelompok sesuai
karakteristik tugas yang diberikan.Berikut ini contoh kisi-kisi tugas (Tabel 2.12), contoh tugas, dan
contoh pedoman penskorannya (Tabel 2.13) untuk mengukur pencapaian pengetahuan.
Contoh
Kisi-KisiTugas
Nama Sekolah             : SMP Jaya Bangsaku
Kelas/Semester            : VII/Semester I
Tahun pelajaran           : 2014/2015
Mata Pelajaran            :
IPS
No.
Kompetensi
Dasar
Materi
Indikator
Teknik
Penilaian
1.
3.4.      Memahami pengertian dinamika interaksi
manusia dengan lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi
Bencana
alam
Siswa dapat
mengidentifikasi jenis bencana alam yang terjadi di daerah tertentu dan
menjelaskan cara pencegahannya secara rinci.
Penugasan
Contoh tugas:
Tuliskan bencana alam yang sering
terjadi di daerah perbukitan dan bagaimana cara-cara pencegahannya
secara rinci!
Contoh Pedoman Penskoran Tugas
No.
Aspek yang
dinilai
Skor
1.
Menjelaskan
secara rinci
jenis bencana alam yang akan terjadi
0-2
2.
Menjelaskansecara
tepat
sebab-sebab terjadinya bencana alam
0-3
3.
Menjelaskan cara pencegahannya dengan tepat
0-3
4.
Keruntutan bahasa
0-2
Skor maksimum
10
Contoh
tugas di atas dapat dimodifikasi menjadi tugas untuk memfasilitasi siswa dalam memperoleh
pengetahuan, misalnya menjadi:
Cari informasi di internet, buku siswa, dan
buku referensi yang relevan di perpustakaan mengenai
bencana alam yang
sering terjadi di daerah perbukitan dan bagaimana cara-cara pencegahannya
. Tulis macam-macam bencana alam dan cara-cara pencegahannya tersebut dengan
singkat dan sajikan pada pertemuan selanjutnya. Kalian dapat bekerja dalam
kelompok yang beranggotakan 3 (tiga) sampai 4 (empat) orang siswa.
D. Portofolio
Portofolio
merupakan penilaian berkelanjutan yang didasarkan pada kumpulan informasi yang
bersifat reflektif-integratif yang menunjukkan perkembangan kemampuan
siswa dalam satu periode tertentu. Ada
beberapa tipe portofolio yaitu portofolio dokumentasi, portofolio proses, dan
portofolio pameran. Guru dapat memilih tipe portofolio yang sesuai dengan
karakteristik kompetensi dasar dan/atau konteks mata pelajaran. Untuk SMP tipe portofolio yang utama
untuk penilaian pengetahuan adalah portofolio pameran, yaitu merupakan kumpulan
sampel pekerjaan terbaik dari KD pada KI-3, terutama pekerjaan-pekerjaan dari
tugas-tugas dan ulangan harian tertulis yang diberikan kepada siswa.

Portofolio
setiap
siswa disimpan
dalam suatu folder (map) dan diberi tanggal pengumpulan oleh guru. Portofolio
dapat disimpan dalam bentuk cetakan dan/atau elektronik. Pada akhir suatu
semesterkumpulan sampel pekerjaan tersebut digunakan sebagai sebagian bahan
untuk mendeskripsikan pencapaian pengetahuan secara deskriptif. Portofolio
pengetahuan tidak diskor lagi dengan angka.
Berikut adalah contoh ketentuan dalam penilaian
portofolio untuk pengetahuan:
  • Pekerjaan
    asli siswa;
  • Pekerjaan
    yang dimasukkan dalam portofolio disepakati oleh siswa dan guru
    ;
  • Guru
    menjaga k
    erahasiaan
    portofolio
    ;
  • Guru dan siswa
    mempunyai rasa memiliki terhadap dokumen portofolio;
  • Pekerjaanyang
    dikumpulkan sesuai dengan KD. Setiap
    pembelajaran KD dari KI-3 berakhir, pekerjaan terbaik dari KD tersebut (bila ada)dimasukkan
    ke dalam portofolio.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *