Style, Contex dan Register

Last Updated on 22.08.2026 by Zulfahmi M

STYLE
Style dapat
didefinisikan sebagai perbedaan varian atau bentuk – bentuk bahasa yang digunakan bagi maksud yang sama berdasarkan situasi tertentu. Variasi bahasa di sebabkan oleh adanya kegiatan interaksi sosial yang dilakukan oleh masyarakat/kelompok yang sangat beragam dan dikarenakan oleh para penuturannya yang tidak bersifat homogen. Namun Halliday membedakan variasi bahasa berdasarkan pemakai (dialek) dan pemakaian (register).

Contoh: Saat berbicara dengan teman sebaya dalam kehidupan sehari – hari, gaya bicara yang digunakan lebih santai dan cenderung tidak formal, misalnya: “Hey… soal ini
gimana caranya?”
Tetapi jika berbicara kepada dosen, gaya bicara yang digunakan pasti lebih formal dan teratur, misalnya: “Maaf Pak, bagaimanakah cara menyelesaikan soal ini?”
CONTEX
Context adalah konsep, struktur skematis yang ada di dalam benak masing-masing pikiran manusia. Context bisa juga bersumber dari kejadian sebelumnya dan dibentuk
secara phsychological tiap individu. (H.G. Widdowson : 19)

Contoh: Saat speaker berbicara tentang “Touring”, dan listener-nya juga menanggapi pembicaraan tersebut dan proses komunikasi mereka berkelanjutan. Keadaan seperti itu
berarti antara speaker dan listener sama-sama memiliki context tentang “Touring”, sehingga tidak terjadi missed communication.

REGISTER
Merupakan variasi bahasa berdasarkan ‘use’-nya. Register adalah bahasa yang digunakan pada saat tertentu; dan dietntukan oleh: apa yang anda kerjakan, dengan siapa dan dengan menggunakan sarana apa. Register menunjukkan tipe proses sosial yang sedang terjadi.

Register secara
sederhana dapat dikatakan sebagai variasi bahasa berdasarkan penggunaannya, sedangkan dialek sebagai variasi bahasa berdasarkan penggunanya Di dalam konsep ini register tidak terbatas pada pilihan kata saja (seperti pengertian register dalam teori tradisional) tetapi juga termasuk pada pilihan penggunaan struktur teks, dan teksturnya: kohesi dan teksikogramatika, serta pilihan fonologi atau grafologinya. Karena register meliputi seluruh pilihan aspek kebahasaan atau linguistik, maka banyak linguis menyebut register sebagai style atau gaya bahasa. Variasi pilihan bahasa register tergantung pada konteks situasi, yang
meliputi 3 variabel: field (meda), tenor (pelibat) dan mode (sarana) yang bekerja secara simultan untuk membentuk konfigurasi kontekstual atau konfigurasu makna.

Dalam sumber yang kami dapat, penulis tidak menyertakan dari gagasannya sendiri. Penulis mengambil sumber dari “in the sense that each speaker has a range of varieties and choices between them at different times” (Halliday et al.,1964).

Contoh: bahasa terbatas, dan bahasa untuk tujuan khusus. Contoh lainnya, mislanya: variasi profesi (ilmiah, tehnologis), kelembagaan (doktor-pasien; guru-murid) dan konteks-konteks lain yang mempunyai struktur dan strategi tertentu (seperti: dalam diskusi belanja, ngobrol, dll.

Last Modified, 15/11/2024