Last Updated on 16.08.2026 by Zulfahmi M
Standar Isi merupakan
kriteria minimal yang mencakup ruang lingkup materi
untuk mencapai kompetensi lulusan. Standar isi PAI dan Bahasa Arab di MI mencakup ruang lingkup materi
PAI dan Bahasa Arab pada MI yang secara dinamis
disesuaikan dengan perkembangan zaman dan tantangan-tantangan yang dihadapi masyarakat, dengan memerhatikan ragam
karakteristik individu peserta didik maupun lingkungan sosialnya.
Fleksibilitas dan adaptasi kebutuhan spesifik
pada ruang lingkup
standar isi perlu memerhatikan peserta
didik dengan situasi
khusus, seperti penyandang disabilitas, dan masyarakat daerah terpencil.
Ruang lingkup
materi pada Standar
Isi dikemas untuk memperkuat pengembangan diri, pengembangan kapasitas, dan penguatan sosial
ekonomi. Ruang lingkup
materi keterampilan dikembangkan dengan memerhatikan ragam potensi sumber daya alam dan sosial
budaya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan/atau
kesempatan bekerja dan berusaha serta penguatan nilai-nilai keislaman.
Pengembangan standar
isi PAI dan Bahasa Arab di Madrasah
Ibtidaiyah difokuskan pada:
- Persiapan peserta
didik memiliki sikap
dan perilaku akhlak
karimah, serta moderat
sebagai bentuk manifestasi agama dalam kehidupan sehari-hari; - Penumbuhan kompetensi dalam memahami nilai-nilai
al-Qur’an dan Hadis
sebagai pedoman dalam
pengamalan agama yang disandarkan pada pemahaman ulama yang sahih; - Penanaman akidah Islam
sebagai manifestasi dan dasar dorongan beramal
baik secara vertikal (hablun minallah) maupun
horizontal (hablun minannas wal ‘alam); - Penerapan fikih sebagai basis ketentuan beribadah
dan bermuamalah dalam menjalankan agama pada kehidupan
sosial kemasyarakatan; - Penumbuhan inspirasi
yang bijaksana dan pemikiran yang moderat dalam menjalankan kehidupan yang dipelajari melalui sejarah peradaban Islam - Penumbuhan kompetensi komunikasi dengan menggunakan Bahasa Arab sebagai
sarana mempelajarai agama dari sumber autentiknya
dalam menjaga pewarisan agama dan untuk keperluan bermuamalah.
Ruang lingkup materi diturunkan berdasarkan mata pelajaran
Al Qur’an Hadis pada Madrasah Ibtidaiyah
- Membaca dan menulis al-Qur’an
yang benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid;
Huruf hija’iyah (tanda baca dan cara menulisnya), hukum bacaan ghunnah, al-Qamariyah, al- Syamsiyah, Qalqalah, Mad Thabi’i, Idzhar,
Ikhfa’, Idgham, Iqlab, Mim Mati /Sukun, Waqaf-Washal, Tafkhim, Tarqiq Dan Jawazul Wajhain
untuk memahami al-Qur’an. - Surah-surah pendek dalam al-Qur’an
dan pemahaman sederhana
tentang arti dan makna kandungannya, serta pengamalannya melalui
keteladanan dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari; - Hadis-hadis yang berkaitan dengan Kebersihan, keutamaan
belajar al-Qur’an, hormat kepada orang tua, shalat berjamaah, persaudaraan, takwa, niat, silaturahmi, menyayangi anak yatim, ciri-ciri orang munafik, keutamaan
memberi, dan amal saleh, untuk dijadikan keteladanan dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari
Akidah Akhlak pada Madrasah Ibtidaiyah
- Rukun iman diwujudkan dengan menjalankan rukun Islam, membiasakan kalimat thoyibah sebagai
bentuk komunikasi dan interaksi manusia
dengan Sang Pencipta,
serta merujuk pada sifat-sifat asmaul husna dalam praktik kehidupan sehari- hari; - Akhlaq terpuji
digunakan untuk praktek nilai-nilai baik dalam
kehidupan sehari-hari dan menghindari akhlak
tercela kepada Allah, dirinya, dan keluarganya menggunakan adab islami dengan meneladani para rasul, nabi, dan sahabat
Fikih pada Madrasah Ibtidaiyah
- Tata cara dan praktek
ibadah dasar yang
baik dan benar untuk menjalankan ajaran islam dalam kehidupan sehari-hari - Tata cara dasar interaksi
dan ekonomi dalam islam dalam praktek sehari-hari
Sejarah Kebudayaan
Islam pada Madrasah Ibtidaiyah
- kehidupan masyarakat Arab sebelum Islam,
kepribadian Rasulullah saw. Serta peristiwa
kerasulan Rasulullaah saw, ketabahan Rasulullaah saw. dan para sahabat dalam berdakwah, untuk menumbuhkan sikap toleransi dan perdamaian dalam kehidupan dan sikap kerja keras menghadapi tantangan era transformasi digital. - Kisah teladan
Khulafaurasyidin menjadikannya inspirasi dalam menerapkan jiwa kepemimpinan yang demokratis serta tanggung
jawab di kehidupan masa kini dan masa depan. - Peran Wali Songo (wali
sembilan) dalam mengembangkan Islam di Indonesia
sebagai inspirasi dalam menerapkan semangat
juang serta sikap arif bijaksana
menghadapi tantangan zaman di masa kini dan masa depan
sesuai perkembangan peradaban.
Bahasa Arab pada Madrasah
Ibtidaiyah
- Komunikasi dalam bahasa
Arab, baik lisan maupun tulis, yang mencakup empat
kecakapan berbahasa, yakni
menyimak (istima’), berbicara (kalam), membaca (qira’ah), dan
menulis (kitabah) untuk mempersiapkan peserta
didik memiliki kemampuan menggunakan Bahasa Arab sebagai
alat mengenal agama dan berkomunikasi
sehari-hari dalam lingkup keluarga dan lingkungan sekitar. - Unsur kebahasaan (bunyi, kata dan makna) dari teks sangat
sederhana tentang diri sendiri,
keluarga, madrasah, peralatan di lingkungan sekitar, waktu, serta
kehidupan sehari-hari sebagai
aspek pengetahuan yang diperlukan untuk
melancarkan kecakapan berbahasa. - Fungsi Sosial
Tindak Tutur sederhana
dalam konteks kehidupan
sehari-hari yang merupakan
bentuk performansi bahasa yang digunakan
dalam situasi dan kondisi tertentu
dalam lingkungan keluarga
dan lingkungan sekitar.
Peserta Didik
berkebutuhan khusus dapat mengikuti Standar Isi, dengan dilakukan penyesuaian kebutuhan Peserta Didik berkebutuhan khusus yang sudah diasesmen oleh masing-masing satuan pendidikan.
Mengajar di MTs Muhammadiyah Lima Kaum 2001-2019, SMPN 5 Batusangkar 2017-2019, SMA Muhammadiyah Batusangkar 2014-2017 , STAIN Batusangkar 2005-2019, MTs Balah Aie Padang Pariaman 2021-2026. Admin: Ajoefahmi Course (www.zulfahmi.blog) Pustaka E-Book Ajoefahmi (www.zulfahmi.my.id)
