Standar Isi PAI dan Bahasa Arab Madrasah Aliyah (MA/MAK/MAPK) Kurikulum Merdeka
Standar Isi merupakan kriteria minimal yang
mencakup ruang lingkup materi
untuk mencapai kompetensi lulusan. Standar isi PAI dan Bahasa Arab di MA mencakup ruang lingkup materi PAI dan Bahasa Arab pada MA yang secara dinamis disesuaikan dengan perkembangan zaman dan tantangan-tantangan yang dihadapi masyarakat, dengan memerhatikan ragam
karakteristik individu peserta didik maupun lingkungan sosialnya.
Fleksibilitas dan adaptasi kebutuhan spesifik
pada ruang lingkup
standar isi perlu memerhatikan peserta
didik dengan situasi
khusus, seperti penyandang disabilitas, dan masyarakat
daerah terpencil.
Ruang lingkup materi pada Standar
Isi PAI dan Bahasa Arab dikemas untuk
memperkuat pengembangan diri,
pengembangan kapasitas, dan penguatan sosial
ekonomi. Ruang lingkup
materi keterampilan dikembangkan dengan memerhatikan ragam potensi sumber daya alam dan sosial budaya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan/atau
kesempatan bekerja dan berusaha serta penguatan nilai-niai keislaman.
Pengembangan
standar isi PAI dan Bahasa
Arab di MA difokuskan pada:
- Persiapan peserta didik memiliki sikap, perilaku akhlak
karimah dan moderat sebagai
bentuk manifestasi agama dalam kehidupan sehari-hari; - Penumbuhan kompetensi dalam memahami nilai-nilai
al-Qur’an dan Hadis
sebagai pedoman dalam
pengamalan agama yang disandarkan pada pemahaman ulama yang sahih; - Penanaman akidah Islam sebagai manifestasi dan
dasar dorongan beramal baik secara
vertikal (hablun minallah) maupun
horizontal (hablun minannas wal alam); - Penerapan fikih sebagai
basis ketentuan beribadah
dan bermuamalah dalam menjalankan agama pada kehidupan
sosial kemasyarakatan; - Penumbuhan inspirasi yang bijaksana dan
pemikiran yang moderat dalam menjalankan kehidupan yang dipelajari melalui sejarah peradaban Islam; - Penumbuhan kompetensi komunikasi dengan menggunakan Bahasa Arab sebagai
sarana mempelajarai agama dari sumber autentiknya
dalam menjaga pewarisan agama serta untuk memeuhi kebutuhan bermuamalah.
Khusus pada Madrasah
Aliyah yang memiliki
muatan khusus keunggulan Keagamaan (MAPK) diarahkan
untuk menguasai 6 (enam) fokus
tersebut secara lebih mendalam melalui kajian
literatur Islam berbasis kitab turats, yang difokuskan membentuk pengamalan individual
(fardlu ‘ain) serta pendalaman untuk
keperluan kompetensi di tengah masyarakat (fardlu kifayah).
Ruang lingkup materi PAI dan Bahasa Arab untuk
Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah
Aliyah Kejuruan (MAK) diturunkan berdasarkan mata pelajaran;
Al-Qur’an Hadis pada Madrasah Aliyah
- Dasar-dasar
ilmu al-Quran meliputi:
Al-Qur’an dan wahyu menurut para ulama, sejarah
penurunan dan penulisan
al- Qur’an, bukti-bukti keautentikan al-Qur’an, kemukjizatan Al- Qur’an, pokok-pokok isi al-Qur’an, struktur
ayat dan surat dalam al-Qur’an,untuk menjadi landasan dalam memahami al-Qur’an dan menjadi
pedoman dalam kehidupan
sehari-hari. - Dasar-dasar
ilmu al-hadis meliputi: perihal hadis, sunah,
khabar dan atsar
(macam-macam sunnah), perkembangan hadis, unsur-unsur hadis, fungsi hadis terhadap al-Qur’an, pembagian hadis dari segi kuantitas dan pembagian hadis dari segi kualitasnya, biografi
tokoh- tokoh hadis dan kitabnya,
sebagai dasar memahami hadis dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. - Ayat dan hadis yang berkaitan
dengan hubungan manusia
dengan Allah (hablun min Allah), hubungan manusia dengan sesamanya (hablun min al-Nas), hubungan manusia dengan dirinya
sendiri dan lingkungan sekitar, dan hubungan
manusia dalam negaranya, sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat secara global.
Secara khusus pada Madrasah Aliyah yang
memiliki muatan khusus keunggulan keagamaan (MAPK), ruang
lingkup mata pelajaran
Al-Qur’an dan Hadis dirumuskan sebagai berikut;
Tafsir :
- Ayat-ayat Al-Qur’an tentang
hubungan manusia dengan Allah Swt., (Hablun minallah) untuk
menjadi pedoman menjalani kehidupan sehari-hari dalam
kontek beribadah kepada Allah swt. - Ayat-ayat Al-Qur’an tentang
Hubungan manusia dengan sesamanya (hablun minannas), untuk menjadi pedoman
menjalani kehidupan sehari-hari dalam kontek beribadah kepada Allah swt. - Ayat-ayat Al-Qur’an tentang
Sikap manusia terhadap
dirinya sendiri, untuk menjadi pedoman
menjalani kehidupan sehari-hari dalam kontek beribadah
kepada Allah Swt. - Ayat-ayat Al-Qur’an tentang
sikap peduli terhadap
pelestarian lingkungan hidup untuk menjadi
pedoman menjalani kehidupan
sehari-hari dalam kontek beribadah kepada Allah swt. - Ayat-ayat Al-Qur’an tentang kepemimpinan untuk bekal menjadi
pemimpin yang memberikan teladan, adil dan dipercaya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangasa dan bernegara.
Hadis :
- Hadis-hadis
tentang hubungan manusia
dengan Allah Swt., (Hablun minallah)
untuk menjadi pedoman
menjalani kehidupan sehari-hari dalam kontek beribadah
kepada Allah swt. - Hadis-hadis
tentang Hubungan manusia
dengan sesamanya (hablun
minannas), untuk menjadi pedoman menjalani kehidupan sehari-hari dalam kontek
beribadah kepada Allah swt. - Hadis-hadis
tentang Sikap manusia
terhadap dirinya sendiri,
untuk menjadi pedoman
menjalani kehidupan sehari-hari dalam kontek beribadah
kepada Allah swt. - Hadis-hadis
tentang sikap peduli terhadap pelestarian lingkungan hidup untuk menjadi pedoman
menjalani kehidupan sehari-hari dalam kontek beribadah
kepada Allah swt. - Hadis-hadis
tentang kepemimpinan untuk bekal menjadi
pemimpin yang memberikan teladan, adil dan dipercaya
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangasa dan bernegara.
Ilmu Tafsir :
- Karakteristik
Al-Qur’an terkait lafadh,
kalimat, isi dan makna , fungsi, kedudukan
dan kemukjizatannya untuk meningkatkan
pemahaman dan keyakinan kebenaran Al- Qur’an sebagai
pedoman hidup dalam mencapai kebahagiaan dunia-akhirat. - Bentuk tafsir dari segi sumbernya, kode etik
mufasir dan prosedur penafsiran (Adab al-Mufassir) untuk membentuk sikap kehati-hatian dalam menafsirkan ayat Al-Qur’an. - Metode dalam menafsirkan Al-Qur’an dan corak penafsirannya untuk
membentuk wawasan dan sikap moderat
dalam memahmi corak tafsir Al-Qur’an
yang beragam.
Ilmu hadis:
- Ilmu hadis riwāyah untuk
memahami dan mengidentifikasi
hadis-hadis mana yang dapat dijadikan landasan hukum syara’. - Ilmu hadis dirāyah
serta kaidah-kaidahnya untuk memahami dan mengidentifikasi keadaan
sanad dan matan Hadis mana yang dapat diterima maupun yang ditolak.
Akidah Akhlak pada Madrasah Aliyah
dan Madrasah Aliyah
Kejuruan
- Nilai tauhid dalam akidah keimanan
dan ketakwaan kepada Allah swt. yang mendasari perilaku dan akhlak
diri saat beribadah kepada Allah dan berinteraksi sosial dalam kehidupan
sehari-hari. - Akhlak terpuji digunakan untuk praktek
nilai-nilai baik dalam kehidupan
sehari-hari dan menghindari akhlak tercela kepada Allah, dirinya, keluarganya, masyarakat, dan alam sekitarnya menggunakan adab islami dengan
meneladani para rasul,
nabi, dan sahabat
dan para ulama merupakan wujud nilai ajaran
Islam yang rahmatan lil alamiin.
Secara khusus pada Madrasah Aliyah
yang memiliki muatan
khusus keunggulan keagamaan (MAPK), ruang lingkup
mata pelajaran Akidah Akhlak dirumuskan sebagai berikut;
Ilmu Kalam
- Sejarah dan prinsip-prinsip akidah Islam, sifat
wajib, mustahil dan sifat
jāiz bagi Allah Swt dan al-Asmāu al- Ḥusnā; iman kepada malaikat,
kitab-kitab Allah, rasul- rasul Allah, hari akhir, qaḍā’ dan qadar untuk
memperkokoh keimanan sebagai
pendorong beramal demi menggapai ridha
Allah swt., dalam
kehidupan sehari-hari. - Konsep Ilmu Kalam, dan pandangan
aliran ilmu kalam terhadap cabang
keimanan serta pemikiran kalam Ulama - Nusantara dan Indonesia
untuk memperkokoh akidah Ahl al-sunah wal-jama’ah dan pemikiran yang moderat dalam konteks kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara.
Akhlak Tashawuf :
- Konsep tasawuf dan corak tasawuf amali,
tasawuf akhlaqi dan tasawuf falsafi
beserta tokoh-tokoh dan pokok-pokok ajarannya untuk dijadikan sebagai
perspektif dalam menjalani
kehidupan gelobal yang menjanjikan kebahagiaan dunia-akhirat. - Konsep fitrah, nafsu, akal dan qalb serta lengkah
tazkiyatun nufus dengan cara mujahadah
dan riyadlah untuk membersihkan dari dari akhlak madzmumah (takholly),
dan menghiyasi diri dengan akhlak mahmudah
(tahally) menuju pengenalan kepada Allah (tajally), sehingga memunculkan prilaku santun
dan beradab dalam pergaulan kehidupan
gelobal serta peduli terhadap pengelolaan lingkungan dalam kerangka
pengabdian dan mendekat
diri (taqarrub) kepada Allah swt. - Konsep maqamat dan ahwal untuk
memahami kondisi kebatianan yang dialami dalam laku shufi (salik) dalam perjalanan menuju kepada Allah swt. - Konsep tarekat, perkembangan tarekat mu’tabarah
di nusantara, tokoh-tokoh
sufi nusantara dan keteladannnaya untuk
diambil ispirasi dalam bertasawuf di
era kehidupan global.
Fikih pada Madrasah
Aliyah dan Madrasah
Aliyah Kejuruan
- Analisa konsep, ketentuan
dan fungsi ibadah dalam ajaran Islam serta dapat mengaplikasikannya dalam konteks keindonesiaan, kemanusiaan dan kemoderenan. - Analisa konsep, ketentuan dan hikmah interaksi sosial, ekonomi dan hukuman dalam
Islam serta dapat mengaplikasikannya dalam konteks keindonesiaan, kemanusiaan dan kemoderenan. - Dasar-dasar
penentuan hukum dalam Islam yang senantiasa selaras
dengan ruang dan waktu serta
membawa kemaslahatan bagi seluruh umat manusia.
Secara khusus pada Madrasah Aliyah yang memiliki
muatan khusus keunggulan
keagamaan (MAPK), ruang lingkup mata pelajaran
Fikih dirumuskan sebagai
berikut;
Fikih:
- Analisa konsep, ketentuan dan fungsi ibadah
dalam ajaran Islam serta
dapat mengaplikasikannya dalam
konteks keindonesiaan, kemanusiaan dan kemoderenan. - Analisa konsep, ketentuan
dan hikmah interaksi
sosial, ekonomi dan hukuman dalam Islam serta dapat mengaplikasikannya dalam konteks keindonesiaan, kemanusiaan dan kemoderenan. - Dasar-dasar
penentuan hukum dalam Islam yang senantiasa selaras
dengan ruang dan waktu serta membawa kemaslahatan bagi seluruh umat manusia.
Usul fikih :
- Konsep fikih dan ushul fikih, serta sejarah perkembangan nya untuk membentuk
berpikir kritis dalam beragama. - Fungsi dan kedudukan
sumber hukum yang
disepakati dan sumber hukum
yang diperselisihkan untuk mendasari cara berfikir
dan bertindak sesuai ketentuan Islam. - Kaidah pokok dalam fikih yang menjadi kerangka
pikir dalam penyelesaian masalah yang baru muncul untuk mengaplikasikan hukum fikih dalam konteks kebangsaan dan kemanusiaan. - Kaidah usul fikih terkait lafadh dan kalimat
serta penyelesaian pertentangan du dalil untuk
memahami istinbath hukum yang dilakukan
ulama terhadap ayat qur’an dan hadis dalam menentukan hukum fikih. - Konsep perangkat hukum Islam berupa al-haakim,
al- hukmu, al-mahkuum fiih dan al-mahkuum ‘alaih untuk memahami keterkaitan produk hukum Islam . - Ketentuan ijtihad dan mujtahid dalam
menghasilkan produk ijtihad
sebagai pertimbangan menentukan sikap beragama secara moderat dalam konteks
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
SKI pada Madrasah
Aliyah dan Madrasah Aliyah Kejuruan
- Sejarah Islam setelah
periode klasik proses lahirnya Daulah Usmani, Mughal dan Syafawi,
perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan, sebagai inspirasi dalam menciptakan kehidupan yang harmonis, toleran
dan moderat dalam kehidupan berbangsa
dan bernegara. - Sejarah Islam pada masa penjajahan dan
kemerdekaan, serta masa pasca kemerdekaan, untuk mengambil Ibrah menjadi muslim yang berwawasan global dan adaptif
terhadap perkembangan zaman. - Sejarah perkembangan Islam di Nusantara mulai
dari jalur dan proses awal masuknya Islam di Indonesia, sejarah kerajaan Islam di Indonesia, dan biografi Wali Songo serta perannya dalam mengembangkan Islam
di Indonesia.; Juga peranan kerajaan-kerajaan awal Islam terhadap
perkembangan Islam di Indonesia, untuk mengambil ibrah menjadi muslim moderat.
Secara khusus pada Madrasah Aliyah yang memiliki
muatan khusus keunggulan
keagamaan (MAPK), ruang lingkup mata pelajaran
SKI dirumuskan sebagai
berikut;
- Sejarah Islam setelah periode klasik proses
lahirnya Daulah Usmani, Mughal dan
Syafawi, perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan, sebagai inspirasi dalam
menciptakan kehidupan yang harmonis, toleran
dan moderat dalam kehidupan berbangsa
dan bernegara. - Sejarah Islam pada masa penjajahan dan
kemerdekaan, serta masa pasca
kemerdekaan, untuk mengambil Ibrah
menjadi muslim yang berwawasan global
dan adaptif terhadap
perkembangan zaman. - Sejarah perkembangan Islam di Nusantara
mulai dari jalur dan proses
awal masuknya Islam
di Indonesia, sejarah
kerajaan Islam di Indonesia, dan biografi Wali Songo serta perannya dalam mengembangkan Islam di Indonesia.; Juga peranan kerajaan-kerajaan awal Islam terhadap
perkembangan Islam di Indonesia, untuk mengambil ibrah menjadi muslim moderat.
Bahasa Arab pada Madrasah Aliyah dan Madrasah
Aliyah Kejuruan
- Komunikasi dalam bahasa Arab, baik lisan
maupun tulis, yang mencakup empat
kecakapan berbahasa, yakni
menyimak (istima’), berbicara (kalam), membaca (qira’ah), dan
menulis (kitabah) untuk mempersiapkan peserta didik memiliki
kemampuan menggunakan Bahasa Arab sebagai
alat mendalami agama
dan berkomunikasi sehari-hari dalam lingkup keluarga,
lingkungan sekitar, nasional
dan global. - Unsur kebahasaan (bunyi,
kata dan makna) berupa wacana lisan dan tulisan berbentuk
paparan atau dialog sederhana tentang
wawasan tentang kehidupan
sosial, fasilitas umum, kesehatan,
tempat-tempat umum, tokoh-tokoh islam, hari-hari besar Islam, kisah-kisah Islam, untuk melatih keempat aspek kemampuan
berbahasa. - Fungsi Sosial Tindak Tutur komplek
dalam konteks sosial kemasyarakatan, yang merupakan bentuk performansi bahasa yang digunakan dalam situasi dan kondisi tertentu
dalam lingkungan keluarga,
lingkungan sekitar, nasional
dan global
Secara khusus pada Madrasah Aliyah yang memiliki
muatan khusus keunggulan
keagamaan (MAPK), ruang lingkup mata pelajaran
Bahasa Arab dirumuskan sebagai berikut;
- Komunikasi dalam bahasa Arab, baik lisan maupun
tulis, yang mencakup empat
kecakapan berbahasa, yakni
menyimak (istima’), berbicara (kalam), membaca (qira’ah), dan
menulis (kitabah) untuk mempersiapkan peserta didik memiliki
kemampuan menggunakan Bahasa Arab sebagai
alat mendalami agama
dan berkomunikasi sehari-hari dalam lingkup keluarga,
lingkungan sekitar, nasional
dan global. - Unsur kebahasaan (bunyi,
kata dan makna) berupa wacana lisan dan tulisan berbentuk
paparan atau dialog sederhana tentang
wawasan tentang kehidupan
sosial, fasilitas umum, kesehatan,
tempat-tempat umum, tokoh-tokoh islam, hari-hari besar Islam, kisah-kisah Islam, untuk melatih keempat aspek kemampuan
berbahasa. - Fungsi Sosial Tindak Tutur komplek
dalam konteks sosial kemasyarakatan, yang merupakan bentuk performansi bahasa yang digunakan dalam situasi dan kondisi tertentu
dalam lingkungan keluarga,
lingkungan sekitar, nasional
dan global - Kompetensi Nahwu, Sharaf dan Balaghah
melalui penguatan Aspek, bentuk, makna, fungsi dan susunan
gramatikal bahasa Arab dikuasai
melalui pengkajian dan kontektualisasi menggunakan kutubut turats (kitab kuning),
mencakup ilmu nahwu, sharaf dan balaghah yang terdiri atas: bentuk, makna dan fungsi dari susunan gramatikal ilmu nahwu dan
llmu shorof dalam sebuah wacana sesuai konteks
serta bentuk, makna dan fungsi dari susunan kalimat dan
teks dalam ilmu balaghah (ma’ani, bayan dan badi’) dengan tujuan memiliki penguasaan dalam kajian literatur Islam
yang mendalam dan moderat.
Peserta Didik berkebutuhan khusus dapat
mengikuti Standar Isi, dengan dilakukan penyesuaian kebutuhan Peserta
Didik berkebutuhan khusus yang sudah diasesmen oleh masing-masing satuan pendidikan.
Sumber: KMA Nomor 347 Tahun 2022 Tentang Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah
