Last Updated on 15.04.2016 by Zulfahmi M
Sudah lebih dari sepuluh tahun yang lalu penelitia tindakan kelas (PTK) dikenal dan ramai dibicarakan dalam dunia pendidikan. Istilah dalam bahasa Inggris adalah Classroom Action Research (CAR). Dari namanya sudah menunjukan isi yang terkandung di dalamnya, yaitu sebuah kegiatan penelitian yang dilakukan di dalam kelas. Dikarenakan ada tiga kata yang membentuk pengertian tersebut, maka ada tiga pengertian yang dapat diterangkan.
- Penelitian – menunjukan pada suatu kegiatan mencermati suatu objek dengan menggunakan cara dan aturan metodologi tertentu untuk memperoleh data atau informasi yang bermanfaat dalam meningkatkan mutu suatu hal yang menarik minat dan penting bagi peneliti.
- Tindakan – menunjuk pada suatu gerakan kegiatan yang sengaja dilakukan dengan tujuan tertentu. Dalam penelitian berbentuk rangkaian siklus kegiatan untuk siswa.
- Kelas – dalam hal ini tidak terkait pada pengertian ruang kelas, tetapi dalam pengertian yang lebih spesifik. Seperti yang sudah lama dikenal dalam bidang penddikan dan pengajaran, yang dmaksud dengan istilah kelas adalah sekolompok siswa dalam waktu yang sama, menerima pelajaran yang sama dari guru yang sama pula.
Dengan menggambungkan batasan pengertian tiga kata inti, yaitu (1) penelitian, (2) tindakan, dan (3) kelas, segera dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas (PTK) merupakan sutau pencermantan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Tindakan tersebut diberikan oleh guru atau dengan arahan dari guru yang dilakukan oleh siswa. Kesalahan umum yang terdapat dalam penelitian tindakan guru adalah penonjolan tindakan yang dilakukan sendiri.
Kata kelas yang kemudian membentuk istilah Penelitian Tindakan Kelas memang berasal dari barat yang dikenal dengan istilah Classroom Action Research (CAR). Di Indonesia disebut dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Di dalam karya tulis ilmiah, pengertian PTK tidak sesempit yang dimaksud dengan tindakan dalam kelas, tetapi mencakup tindakan apa saja yang dapat dilakukan oleh kepala sekolah atau pengawas, bahkan siapa saja yang bermina melakukan tindakan untuk memperbaiki hasil kerjanya.
Selain melakukan tindakan di kelas, kepala sekolah atau pengawas pun dapat menlakukan tindakan kepada guru, staf tata usaha, atau apa saja yang berkaitan dengan tugasnya, antara lain perpustakaan, lingkungan sekoah, dan hubungan antara sekolah dengan pihak lain diluar sekolah. Hanya saja penelitian ini tidak dinamai dengan PTK tetapi hanya PT (Peneitian Tindakan) saja.
Sumber: Penelitian Tindakan Kelas, Prof. Suharsimi Arikunto, dkk, Bumi Aksara, 2007.
Mengajar di MTs Muhammadiyah Lima Kaum 2001-2019, SMPN 5 Batusangkar 2017-2019, SMA Muhammadiyah Batusangkar 2014-2017 , STAIN Batusangkar 2005-2019, MTs Balah Aie Padang Pariaman 2021-2026. Admin: Ajoefahmi Course (www.zulfahmi.blog) Pustaka E-Book Ajoefahmi (www.zulfahmi.my.id)