Perumusan Indikator RPP Kurikulum 2013

Last Updated on 15.08.2026 by Zulfahmi M

Perumusan  Indikator


Pengertian
Indikator adalah perilaku yang dapat diukur
dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar (KD)
tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran, (Mulyasa, 2007:139).

Fungsi

  • Fungsi indikator
    antara lain sebagai pedoman dalam:
  • Mengembangkan
    materi pembelajaran atau bahan ajar.
  • Mendesain
    kegiatan pembelajaran.
  • Merancang
    dan melaksanakan penilaian hasil belajar.
Ketentuan Merumuskan Indikator

  • Indikator
    dirumuskan dari KD.
  • Menggunakan
    kata kerja operasional (KKO) yang dapat diukur
    .
  • Dirumuskan
    dalam kalimat yang simpel, jelas dan
    mudah dipahami.
  • Tidak
    menggunakan kata yang bermakna ganda
    .
  • Hanya
    mengandung satu tindakan.
  • Memperhatikan
    karakteristik mata pelajaran, potensi dan kebutuhan peserta didik, sekolah,
    masyarakat dan lingkungan/daerah.
Langkah-langkah Merumuskan Indikator:
A. Menganalisis tingkat kompetensi yang digunakan pada KD


1. Memahami Kata
Kerja Operasional dalam Taxonomi Bloom
Taxonomi Bloom
Taxonomi Bloom
(Revisi)
Pengetahuan
(Knowledge)
   1.Mengingat
      (Remember)
Pemahaman
(Comprehension)
   2.Memahami
      (Understand)
Penerapan
(Apply)
   3.Menerapkan
      (Apply)
Analisa
(Analysis)
   4.Menganalisis
      (Analyze)
Sintesa
(Synthesis)
   5.Mengevaluasi
     (Evaluate)
Evaluasi
(Evaluation)
    6.Mencipta
       (Create)
Setiap tahapan
berfikir tersebut memiliki kata kerja operasional.

2. Tentukan KD yang
akan diturunkan menjadi indikator.

Misal : Muatan
Pelajaran PPKN (BG Kelas 1, T 6 ST
 1 PB 1 Halaman 3)
PPKN 3.1.
Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

3. Tentukan kata
kerja dari Kompetensi Dasar.
PPKN 3.1.
Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
                   Mengidentifikasi  >>>>   C1 (Mengingat)

4. Tentukan Kata Kerja Operasional (KKO) dengan mencocokkan
kata kerja tersebut di atas (mengidentifikasi)
dengan KKO yang ada pada ranah C1 pada Taxonomi Bloom.
Indikator:
3.2.1. Menyebutkan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
3.2.2. Menjelaskan aturan yang berlaku dalam
kehidupan sehari-hari di
rumah.
3.2.3. Mengidentifikasi
aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di
rumah.

B. Menganalisis Indikator
berdasarkan tingkat UKRK
(Urgensi,
Kontinuitas, 
Relevansi, Keterpakaian) kompetensi
pada KD
.
1. UKRK dijadikan
kiteria dalam memilih dan memilah ketepatan indikator penting atau indikator
penunjang
.

2. Kategorikan Indikator :
a. Indikator Kunci

  • Indikator yang sangat memenuhi kriteria UKRK.
  • Kompetensi yang
    dituntut adalah kompetensi minimal yang terdapat pada KD.
  • Memiliki sasaran
    untuk mengukur ketercapaian standar minimal dari KD.
  • Dinyatakan
    secara tertulis dalam pengembangan RPP dan harus teraktualisasi dalam
    pelaksanaan proses pembelajaran, sehingga kompetensi minimal yang harus
    dikuasai siswa tercapai berdasarkan tuntutan KD mata pelajaran.
b. Indikator
Pendukung

  • Membantu peserta
    didik memahami indikator kunci.
  • Dinamakan  juga indikator prasyarat yang berarti
    kompetensi yang sebelumnya telah dipelajari siswa, berkaitan dengan indikator
    kunci yang dipelajari.
c. Indikator
Pengayaan

  • Mempunyai
    tuntutan kompetensi yang melebihi dari tuntutan kompetensi dari standar minimal
    KD.
  • Tidak selalu
    harus ada.
  • Dirumuskan oleh
    pendidik apabila potensi peserta didik memiliki kompetensi yang lebih tinggi
    dan perlu peningkatan yang baik dari standar minimal KD.
Indikator:
3.2.1. Menyebutkan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah
(Indikator pendukung)
3.2.2. Menjelaskan aturan yang berlaku dalam
kehidupan sehari-hari di
rumah (Indikator kunci)
3.2.3. Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam
kehidupan sehari-hari di
rumah (Indikator pengayaan)

Keterangan

  • Indikator
    yang harus diujikan kepada siswa (dinilai) adalah indikator kunci.
  • Indikator kunci tidak boleh terabaikan oleh pendidik
    dalam pelaksanaan penilaian, karena indikator inilah yang menjadi tolok ukur
    dalam mengukur ketercapaian kompetensi minimal siswa berdasarkan KD.
  • Di samping itu, pencapaian komptensi minimal ini
    merupakan pencapaian yang berstandar nasional.
  • Seperti halnya dengan indikator pendukung dan indikator
    pengayaan di dalam melakukan penilaian disesuaikan dengan tingkat kebutuhan
    pemahaman peserta didik terhadap indikator kunci yang telah diberikan.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *