Perbedaan dan Persamaan Filsafat, Ilmu dan Agama


Persamaan Filsafat dengan Ilmu
Pengetahuan :
  1. Baik ilmu maupun filsafat keduanya
    merupakan pengetahuan manusia.
  2. Baik ilmu maupun filsafat keduanya
    berpangkal pada akal manusia untuk mencapai suatu kebenaran.
  3. Filsafat sebagai suatu ilmu (yaitu ilmu
    filsafat) dengan ilmu pengetahuan keduanya memiliki syarat-syarat ilmiah dan
    keduanya merupakan suatu sistem pengetahuan manusia yang bersifat rasional dan
    sistematis.
Persamaan ilmu, filsafat dan Agama:
  1. Baik ilmu, filsafat dan agama bertujuan
    sekurang-kurangnya berusaha berurusan dengan hal yang sama, yaitu kebenaran.
  2. Ilmu pengetahuan dengan metodenya
    sendiri mencari kebenaran tentang alam dan manusia.
  3. Filsafat dengan wataknya sendiri yang
    menghampiri kebenaran, baik tentang alam maupun tentang manusia (yang belum
    atau tidak dapat dijawab oleh ilmu, karena diluar atau di atas batas
    jangkauannya), ataupun tentang tuhan.
  4. Agama dengan karakteristiknya memberikan
    jawaban atas segala persoalan asasi yang dipertanyakan manusia ataupun tentang
    tuhan.
  5. Baik ilmu maupun filsafat, keduanya
    merupakan hasil dari sumber yang sama yaitu akal, budi,rasio, reason, nous,
    rede, vertand, dan vernun manusia. Sedangkan agama bersumberkan wahyu dari
    Allah swt.
  6. Ilmu pengetahuan mencari kebenaran denan
    jalan penyelidikan (riset, research), pengalaman (empiri), dan percobaan
    (eksperimen) sebagai batu ujian.
  7. Filsafat menghampiri kebenaran dengan
    cara menualangkan (mengembarakan atau mengelanakan ) akal budi secara radikal
    (mengakar) dan integral, serta universal (mengalam), tidak merasa terikat oleh
    ikatan apapun, kecuali oleh ikatan tangannya sendiri yang bernama logika.
  8. Manusia mencari dan menemukan kebenaran
    dengan dan dalam agama dengan jalan mempertanyakan (mencari jawaban tentang)
    berbagai masalah asasi dari atau kepada kitab suci, kodifikasi firman ilahi
    untuk manusia.
  9. Kebenaran ilmu pengetahuan ialah
    kebenaran fositif (berlaku sampai dengan saat ini ), Kebenaran filsafat adalah
    kebenaran spekulatif (dugaan yang tak dapat dibuktikan secara empiri, reset dan
    eksperimental). Baik kebenaran ilmu maupun filsafat, kedua-duanya nisbi
    (relative).
  10. Sedangkan kebenaran agama bersifat
    mutlak (absolute) karena agama adalah wahyu yang diturunkan oleh zat yanh Maha
    Benar, Maha Mutlak, dan Maha sempurna, yaitu Allah swt. Baik ilmu maupun
    filsafat,kedua-duanya bermulai dengan sikap sangsi atau tidak percaya dan iman.
Perbedaan Filsafat dan Ilmu Pengetahuan:
  1. Filsafat merupakan suatu induk ilmu
    pengetahuan.
  2. Filsafat bersifat refleksif yaitu
    mempertanyakan dan membahas tentang suatu objek. Sedangkan ilmu pengetahuan
    tidak bersifat refleksif.
  3. Filsafat membahas segala sesuatu secara
    menyeluruh dan universal, sedangkan ilmu hanya membahas pada gejala-gejala yang
    sangat khusus dan dari sudut pembahasan yang khusus
  4. Filsafat bersifat spekulatif, artinya
    mengajukan dugaan yang rasional yang melampaui batas-batas fakta. Sedangkan
    ilmu hanya menjelaskan fakta dengan segala hubungannya.
  5. Ilmu hanya menjelaskan fakta terutama
    fakta empiris, sedangkan filsafat memahami, menginterpretasikan dan menafsirkan
    fakta secara rasional.
  6. Filsafat membahas objek secara
    menyeluruh baik meliputi gejala empiris maupun nonempiris, adapun ilmu hanya
    menerangkan gejala empiris dan bersifat khusus.
Perbedaan Filsafat dan Agama: 
  1. Filsafat berpangkal tolak pada akal budi
    beserta seluruh potensi batiniah manusia.
  2. Agama bersumber pada wahyu tuhan,
    manusia hanya menerima dengan sesuatu iman dan ketakwaannya.
  3. Filsafat bersifat rasional, komprehensif
    dan sistematis yang terbatas pada kebenaran secara akal budi manusia. Adapun
    agama tidak dapat dikenakan sistem kebenaran yang menggunakan hukum-hukum akal
    manusia.
  4. Persamaan Filsafat dan Agama Filsafat
    dan agama bertujuan untuk mengemukakan suatu kebenaran yang hakiki.
 (Sumber: Catatan Kuliah Ilmu Filsafat)
Last Modified: 15/11/2024
 

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *