Penilaian Portofolio Berdasarkan Juknis Penilaian MTs 2018
Penilaian Portofolio
Penilaian yang dilakukan dengan cara menilai kumpulan
seluruh karya peserta didik dalam bidang tertentu yang bersifat
reflektif-integratif untuk mengetahui minat, perkembangan, prestasi, dan/atau
kreativitas peserta didik dalam kurun waktu tertentu. Karya tersebut dapat
berbentuk tindakan nyata yang mencerminkan kepedulian peserta didik terhadap
lingkungannya, baik lingkungan alam sekitar, lingkungan sosial, maupun
lingkungan sosial keagamaannya.
seluruh karya peserta didik dalam bidang tertentu yang bersifat
reflektif-integratif untuk mengetahui minat, perkembangan, prestasi, dan/atau
kreativitas peserta didik dalam kurun waktu tertentu. Karya tersebut dapat
berbentuk tindakan nyata yang mencerminkan kepedulian peserta didik terhadap
lingkungannya, baik lingkungan alam sekitar, lingkungan sosial, maupun
lingkungan sosial keagamaannya.
Ada beberapa tipe portofolio yaitu: portofolio
dokumentasi, portofolio proses, dan portofolio pameran. Pendidik dapat memilih
tipe portofolio sesuai dengan karakteristik kompetensi dasar dan/atau konteks
mata pelajaran. Pada akhir suatu periode, hasil karya tersebut dikumpulkan dan
dinilai oleh pendidik bersama peserta didik. Berdasarkan hasil penilaian
tersebut, pendidik dan peserta didik dapat menilai perkembangan kemampuan
peserta didik dan terus melakukan perbaikan. Dengan demikian, portofolio dapat
memperlihatkan perkembangan kemajuan belajar peserta didik melalui karyanya.
dokumentasi, portofolio proses, dan portofolio pameran. Pendidik dapat memilih
tipe portofolio sesuai dengan karakteristik kompetensi dasar dan/atau konteks
mata pelajaran. Pada akhir suatu periode, hasil karya tersebut dikumpulkan dan
dinilai oleh pendidik bersama peserta didik. Berdasarkan hasil penilaian
tersebut, pendidik dan peserta didik dapat menilai perkembangan kemampuan
peserta didik dan terus melakukan perbaikan. Dengan demikian, portofolio dapat
memperlihatkan perkembangan kemajuan belajar peserta didik melalui karyanya.
Portofolio peserta didik disimpan dalam suatu folder dan
diberi tanggal pembuatan sehingga perkembangan kualitasnya dapat dilihat dari
waktu ke waktu. Portofolio dapat digunakan sebagai salah satu bahan penilaian.
Hasil penilaian portofolio bersama dengan penilaian lainnya dipertimbangkan
untuk pengisian rapor/laporan penilaian kompetensi peserta didik. Portofolio
merupakan bagian dari penilaian otentik, yang secara
langsung dapat merepresentasikan sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta
didik.
diberi tanggal pembuatan sehingga perkembangan kualitasnya dapat dilihat dari
waktu ke waktu. Portofolio dapat digunakan sebagai salah satu bahan penilaian.
Hasil penilaian portofolio bersama dengan penilaian lainnya dipertimbangkan
untuk pengisian rapor/laporan penilaian kompetensi peserta didik. Portofolio
merupakan bagian dari penilaian otentik, yang secara
langsung dapat merepresentasikan sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta
didik.
Penilaian portofolio dilakukan untuk menilai karya-karya
peserta didik secara bertahap dan pada akhir suatu periode hasil karya tersebut
dikumpulkan dan dipilih bersama oleh guru dan peserta didik. Karya-karya
terbaik menurut pendidik dan peserta didik disimpan dalam folder dokumen portofolio.
Pendidik dan peserta didik harus mempunyai alasan yang sama mengapa karya-karya
tersebut disimpan di dalam dokumen portofolio. Setiap karya pada dokumen
portofolio harus memiliki makna atau kegunaan bagi peserta didik, pendidik, dan
orang tua peserta didik. Selain itu, diperlukan komentar dan refleksi dari
pendidik, dan orang tua peserta didik. Karya peserta didik yang dapat disimpan
sebagai dokumen portofolio antara lain: karangan, puisi, gambar/lukisan, kaligrafi, surat
penghargaan/piagam/surat keputusan, foto-foto prestasi, dan sejenisnya. Dokumen
portofolio dapat menumbuhkan rasa bangga bagi peserta didik sehingga dapat
mendorong untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik.
peserta didik secara bertahap dan pada akhir suatu periode hasil karya tersebut
dikumpulkan dan dipilih bersama oleh guru dan peserta didik. Karya-karya
terbaik menurut pendidik dan peserta didik disimpan dalam folder dokumen portofolio.
Pendidik dan peserta didik harus mempunyai alasan yang sama mengapa karya-karya
tersebut disimpan di dalam dokumen portofolio. Setiap karya pada dokumen
portofolio harus memiliki makna atau kegunaan bagi peserta didik, pendidik, dan
orang tua peserta didik. Selain itu, diperlukan komentar dan refleksi dari
pendidik, dan orang tua peserta didik. Karya peserta didik yang dapat disimpan
sebagai dokumen portofolio antara lain: karangan, puisi, gambar/lukisan, kaligrafi, surat
penghargaan/piagam/surat keputusan, foto-foto prestasi, dan sejenisnya. Dokumen
portofolio dapat menumbuhkan rasa bangga bagi peserta didik sehingga dapat
mendorong untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik.
Pendidik dapat memanfaatkan portofolio untuk mendorong
peserta didik mencapai sukses dan membangun kebanggaan diri. Secara tidak
langsung, hal ini berdampak pada peningkatan upaya peserta didik untuk mencapai
tujuan individualnya. Di samping itu pendidik merasa lebih mantap dalam
mengambil keputusan penilaian karena didukung oleh bukti-bukti otentik yang
telah dicapai dan dikumpulkan peserta didik.
peserta didik mencapai sukses dan membangun kebanggaan diri. Secara tidak
langsung, hal ini berdampak pada peningkatan upaya peserta didik untuk mencapai
tujuan individualnya. Di samping itu pendidik merasa lebih mantap dalam
mengambil keputusan penilaian karena didukung oleh bukti-bukti otentik yang
telah dicapai dan dikumpulkan peserta didik.
Agar penilaian portofolio menjadi efektif, pendidik dan
peserta didik perlu menentukan ruang lingkup penggunaan portofolio antara lain
sebagai berikut.
peserta didik perlu menentukan ruang lingkup penggunaan portofolio antara lain
sebagai berikut.
- Setiap peserta didik memiliki dokumen portofolio sendiri
yang memuat hasil belajar pada setiap mata pelajaran atau setiap kompetensi. - Menentukan jenis hasil kerja/karya yang perlu
dikumpulkan/ disimpan. - Pendidik memberi catatan (umpan balik)
berisi komentar dan masukan untuk ditindaklanjuti peserta didik. - Peserta didik harus membaca catatan pendidik dengan
kesadaran sendiri dan menindaklanjuti masukan pendidik untuk memperbaiki hasil
karyanya. - Catatan pendidik dan perbaikan hasil kerja yang dilakukan
peserta didik diberi tanggal, sehingga dapat dilihat perkembangan kemajuan
belajar peserta didik.
Rambu-rambu penyusunan dokumen portofolio.
- Dokumen portofolio berupa karya/tugas peserta didik dalam
periode tertentu, dikumpulkan dan digunakan oleh pendidik untuk mendeskripsikan
capaian kompetensi keterampilan. - Dokumen portofolio disertakan pada waktu penerimaan rapor
kepada orangtua/wali peserta didik, sehingga mengetahui perkembangan belajar
putera/puterinya. Orangtua/wali peserta didik diharapkan dapat memberi
komentar/catatan pada dokumen portofolio sebelum dikembalikan ke madrasah. - Portofolio digunakan sebagai informasi awal peserta didik
yang bersangkutan bagi guru pada kelas berikutnya.
