Pengertian Penilaian Keterampilan
Penilaian keterampilan adalah suatu penilaian yang dilakukan untuk mengetahuikemampuansiswa
dalam menerapkan
pengetahuanuntuk melakukan
tugas tertentudidalam berbagai macam konteks sesuai
dengan indikator pencapaiankompetensi.
Penilaian keterampilan
dapat dilakukan dengan berbagai teknik, antara lain penilaian kinerja, penilaian proyek, dan penilaian
portofolio. Teknik penilaian
keterampilan yang digunakan dipilih sesuai dengan karakteristik KD pada KI-4.
dalam menerapkan
pengetahuanuntuk melakukan
tugas tertentudidalam berbagai macam konteks sesuai
dengan indikator pencapaiankompetensi.
Penilaian keterampilan
dapat dilakukan dengan berbagai teknik, antara lain penilaian kinerja, penilaian proyek, dan penilaian
portofolio. Teknik penilaian
keterampilan yang digunakan dipilih sesuai dengan karakteristik KD pada KI-4.
Teknik
Penilaian Keterampilan
Penilaian Keterampilan
Berikut
disajikan uraian singkat mengenai teknik-teknik penilaian keterampilan tersebut
yang mencakup pengertian, langkah-langkah, dan contoh instrumen dan rubrik
penilaian kinerja
disajikan uraian singkat mengenai teknik-teknik penilaian keterampilan tersebut
yang mencakup pengertian, langkah-langkah, dan contoh instrumen dan rubrik
penilaian kinerja
Penilaian Kinerja
Penilaian kinerja adalah penilaian untuk mengukur capaian pembelajaran yang berupa
keterampilan proses dan/atau hasil (produk).Dengan demikian, aspek yang dinilai dalam penilaian kinerja adalah kualitas proses mengerjakan/melakukan
suatu tugas atau kulaitas produknya atau kedua-duanya. Contoh keterampilan
proses adalah keterampilan melakukan tugas/tindakan dengan menggunakan alat dan/ataubahan
dengan prosedur kerja kerja tertentu, sementara produk adalah sesuatu (bisanya
barang) yang dihasilkan dari penyelesaian sebuah tugas.
keterampilan proses dan/atau hasil (produk).Dengan demikian, aspek yang dinilai dalam penilaian kinerja adalah kualitas proses mengerjakan/melakukan
suatu tugas atau kulaitas produknya atau kedua-duanya. Contoh keterampilan
proses adalah keterampilan melakukan tugas/tindakan dengan menggunakan alat dan/ataubahan
dengan prosedur kerja kerja tertentu, sementara produk adalah sesuatu (bisanya
barang) yang dihasilkan dari penyelesaian sebuah tugas.
Contoh
penilaian kinerja yang menekankan aspek proses adalah berpidato,
membaca karya sastra, menggunakanperalatan
laboratorium sesuai keperluan, memainkan alat musik, bermain bola, bermain tenis, berenang,
koreografi, dan dansa. Contoh
penilaian kinerja yang mengutamakan aspek produk adalah
membuat gambar grafik, menyusun karangan, danmenyulam.Contoh penilaian kinerja
yang mempertimbangkan baik proses
maupun produk adalah memasak nasi goreng
dan memanggang roti.
penilaian kinerja yang menekankan aspek proses adalah berpidato,
membaca karya sastra, menggunakanperalatan
laboratorium sesuai keperluan, memainkan alat musik, bermain bola, bermain tenis, berenang,
koreografi, dan dansa. Contoh
penilaian kinerja yang mengutamakan aspek produk adalah
membuat gambar grafik, menyusun karangan, danmenyulam.Contoh penilaian kinerja
yang mempertimbangkan baik proses
maupun produk adalah memasak nasi goreng
dan memanggang roti.
Langkah-langkah umum penilaian kinerja adalah:
- menyusun kisi-kisi;
- mengembangkan/menyusun tugas yang dilengkapi dengan
langkah-langkah, bahan, dan alat; - menyusun rubrik penskoran dengan memperhatikan
aspek-aspek yang perlu dinilai; - melaksanakan
penilaian dengan mengamati siswa selama proses penyelesaian tugas dan/atau
menilai produk akhirnya berdasarkan rubrik; - mengolah hasil
penilaian dan melakukan tindak lanjut.
Berikut
ini contoh kisi-kisi penilaian kinerja, soal/tugas, pedoman penskoran, dan rubrik penilaian
kinerja.
ini contoh kisi-kisi penilaian kinerja, soal/tugas, pedoman penskoran, dan rubrik penilaian
kinerja.
Contoh Kisi-kisi Penilaian Kinerja
Nama Sekolah : SMP Jaya Bangsaku
Kelas/Semester : VII/Semester I
Tahun pelajaran : 2014/2015
Mata Pelajaran :
Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu Pengetahuan Alam
No. | Kompetensi Dasar | Materi | Indikator | Teknik Penilaian |
1. | 4.7. Melakukan penyelidikan untuk menentukan sifat larutan yang ada di lingkungan sekitar menggunakan indikator buatan maupun alami. | Larutan asam dan basa | Siswa dapat menentukan larutan asam dan basa menggunakan indikator kertas lakmus. | Kinerja |
Contoh tugas
penilaian kinerja:
penilaian kinerja:
Lakukanlah uji asam basa terhadap delapan bahan yang tersedia!
Ikuti langkah-langkah
percobaan sesuai
prosedur!
percobaan sesuai
prosedur!
Alat dan Bahan:
Alat | Bahan |
1. Pelat tetes | 1. Air jeruk |
2. Pengaduk | 2. Cuka |
3. Kertas lakmus merah dan biru | 3. Asam Klorida |
4. Pipet | 4. Air sabun |
5. Obat maag cair | |
6. Kapur sirih | |
7. Garam | |
8. Air |
Contoh Rubrik Penskoran Penilaian Kinerja
No. | Aspek yang Dinilai | Skor | ||||
0 | 1 | 2 | 3 | 4 | ||
1. | Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan | |||||
2. | Melakukan uji asam/basa | |||||
3. | Membuat laporan | |||||
Jumlah | ||||||
Skor Maksimum | 9 (2+4+3) | |||||
Pada
contoh penilaian kinerja dengan di atas, penilaian diberikan dengan
memperhatikan baik aspek proses maupun produk. Sebagaimana terlihat pada rubrik
penilaian, ada 3 (tiga) butir aspek yang dinilai, yaitu
keterampilan siswa dalam menyiapkan alat dan bahan (proses), keterampilan siswa
dalam melakukan uji asam/basa (proses), dan kualitas laporan (produk).
contoh penilaian kinerja dengan di atas, penilaian diberikan dengan
memperhatikan baik aspek proses maupun produk. Sebagaimana terlihat pada rubrik
penilaian, ada 3 (tiga) butir aspek yang dinilai, yaitu
keterampilan siswa dalam menyiapkan alat dan bahan (proses), keterampilan siswa
dalam melakukan uji asam/basa (proses), dan kualitas laporan (produk).
Guru
dapat menetapkan bobot penskoran yang berbeda-beda antara aspek satu dan
lainnya yang dinilai dengan memperhatikan karakteristik KD atau keterampilan
yang dinilai. Pada contoh di atas, keterampilan proses (penyiapan bahan dan
alat + pelaksanaan uji asam/basa) diberi bobot lebih tinggi dibandingkan produknya
(laporan).
dapat menetapkan bobot penskoran yang berbeda-beda antara aspek satu dan
lainnya yang dinilai dengan memperhatikan karakteristik KD atau keterampilan
yang dinilai. Pada contoh di atas, keterampilan proses (penyiapan bahan dan
alat + pelaksanaan uji asam/basa) diberi bobot lebih tinggi dibandingkan produknya
(laporan).
Penilaian Proyek
Penilaian proyek adalah suatu kegiatan untuk mengetahui
kemampuan siswa dalam mengaplikasikan pengetahuannya melalui penyelesaian suatu
tugas dalam periode/waktu tertentu. Penilaian proyek dapat dilakukan untuk
mengukur satu atau beberapa KD dalam satu atau beberapa mata pelajaran.Tugas
tersebut berupa rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan, pengumpulan
data, pengorganisasian data, pengolahan
dan penyajian data, serta pelaporan.
kemampuan siswa dalam mengaplikasikan pengetahuannya melalui penyelesaian suatu
tugas dalam periode/waktu tertentu. Penilaian proyek dapat dilakukan untuk
mengukur satu atau beberapa KD dalam satu atau beberapa mata pelajaran.Tugas
tersebut berupa rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan, pengumpulan
data, pengorganisasian data, pengolahan
dan penyajian data, serta pelaporan.
Pada penilaian proyek setidaknya ada 4 (empat) hal yang
perlu dipertimbangkan, yaitu:
perlu dipertimbangkan, yaitu:
- Pengelolaan. Kemampuan
siswa dalam memilih
topik, mencari informasi, dan mengelola waktu pengumpulan data, serta penulisan
laporan. - Relevansi. Topik, data, dan produk sesuai
dengan KD. - Keaslia. Produk(misalnya
laporan)yang dihasilkansiswa
merupakan hasil karyanya, dengan mempertimbangkan kontribusi guru berupa
petunjuk dan dukungan terhadap proyek siswa. - Inovasi dan kreativitas. Hasil
proyek siswa terdapat unsur-unsur kebaruan dan menemukan sesuatu yang berbeda
dari biasanya.
Berikut
ini contoh kisi-kisi, tugas, dan rubrik penilaian proyek.
ini contoh kisi-kisi, tugas, dan rubrik penilaian proyek.
Contoh
Kisi-KisiPenilaian Proyek
Kisi-KisiPenilaian Proyek
Nama Sekolah : SMP Jaya Bangsaku
Kelas/Semester : VII/Semester I
Tahun pelajaran : 2014/2015
Mata Pelajaran :
Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu Pengetahuan Alam
No. | Kompetensi Dasar | Materi | Indikator | Teknik Penilaian |
1. | 4.4 Membuat dan menyajikan postertentang sel dan bagian-bagiannya | Sel | Siswa dapat: 1.Merencanakan pembuatan poster sel dan bagian-bagiannya 2.Merancang poster sel dan bagian-bagiannya 3.Menyusun dan mengatur warna poster sel dan bagian-bagiannya. 4.Memberikan label poster sesuai dengan konsep sel. 5.Menyusun laporan pembuatan poster sel dan bagian-bagiannya | Proyek |
Proyek:
Buatlah poster sel tumbuhan atau hewan tertentudengan menggunakan kertaskarton,
pensil warna atau benda kecil di sekitarmu dengan memperhatikan hal-hal berikut!
pensil warna atau benda kecil di sekitarmu dengan memperhatikan hal-hal berikut!
- Tentukan
sel hewan atau tumbuhan yang akan dibuat posternya; - Dapatkan
preparat sel hewan/tumbuhan yang telah dipilih; - Amati
sel tersebut dengan menggunakan mikroskop; - Gambarbentuk
bagian-bagian sel sesuai bentuk
dan warnanya
sebagaimana terlihat di dalam mikroskop dan lengkapi rinciannya berdasarkan
gambar sel yang ditemukan pada buku referensi; - Tunjukkan bagian-bagian sel dan tuliskan namanya;
- Tuliskan fungsi bagian-bagian sel pada gambar dengan
menggunakan warnayang berbeda; dan laporkan hasilnya secara lisan dan pajang poster
kalian.
Contoh Rubrik Penskoran Proyek
Aspek yang Dinilai | Skor | ||||
0 | 1 | 2 | 3 | 4 | |
Kemampuan merencanakan | |||||
Kemampuan menggambar sel secara tepat berdasarkan hasil pengamatan pada mikroskop | |||||
Kemampuanmenggambar sel berdasarkan referensi dan memberikan label bagian-bagiansel. | |||||
Kemampuan menjelaskanfungsibagian sel melalui presentasi. | |||||
Poster (Produk) | |||||
Skormaksimum | 15 | ||||
Catatan:
Guru
dapat menetapkan bobot yang berbeda-beda antara aspek satu dan lainnya pada
penskoran (sebagaimana contoh rubrik penskoran di atas) dengan memperhatikan
karakteristik KD atau keterampilan yang dinilai.
dapat menetapkan bobot yang berbeda-beda antara aspek satu dan lainnya pada
penskoran (sebagaimana contoh rubrik penskoran di atas) dengan memperhatikan
karakteristik KD atau keterampilan yang dinilai.
Penilaian Portofolio
Seperti pada
penilaian pengetahuan, portofolio untuk penilaian keterampilan merupakan
kumpulan sampel karya terbaik dari KD pada KI-4. Portofolio setiap siswa disimpan dalam suatu folder (map) dan
diberi tanggal pengumpulan oleh guru. Portofolio dapat disimpan dalam bentuk
cetakan dan/atau elektronik. Pada akhir suatu semesterkumpulan sampelkarya
tersebut digunakan sebagai sebagian bahan untuk mendeskripsikan pencapaian
keterampilan secara deskriptif.Portofolio keterampilan tidak diskor lagi dengan
angka.
penilaian pengetahuan, portofolio untuk penilaian keterampilan merupakan
kumpulan sampel karya terbaik dari KD pada KI-4. Portofolio setiap siswa disimpan dalam suatu folder (map) dan
diberi tanggal pengumpulan oleh guru. Portofolio dapat disimpan dalam bentuk
cetakan dan/atau elektronik. Pada akhir suatu semesterkumpulan sampelkarya
tersebut digunakan sebagai sebagian bahan untuk mendeskripsikan pencapaian
keterampilan secara deskriptif.Portofolio keterampilan tidak diskor lagi dengan
angka.
Berikut adalah contoh ketentuan dalam penilaian keterampilan
dengan portofolio:
- Karya asli siswa;
- Karya
yang dimasukkan dalam portofolio disepakati oleh siswa dan guru; - Guru
menjaga kerahasiaan
portofolio; - Guru dan siswa
mempunyai rasa memiliki terhadap dokumen portofolio; - Karya yang
dikumpulkan sesuai dengan KD.
Setiap pembelajaran KD dari KI-4 berakhir, karya terbaik dari KD tersebut (bila
ada)dimasukkan ke dalam portofolio.
