Penilaian Keterampilan dalam Kurikulum 2013

Penilaian Keterampilan dalam Kurikulum 2013
Pengertian Penilaian Keterampilan
Penilaian keterampilan adalah suatu penilaian yang dilakukan untuk mengetahuikemampuansiswa
dalam menerapkan
pengetahuanuntuk melakukan
tugas tertentudi
dalam berbagai macam konteks sesuai
dengan indikator pencapaiankompetensi.
Penilaian keterampilan
dapat dilakukan dengan berbagai teknik, antara lain penilaian kinerja, penilaian proyek, dan penilaian
portofolio. Teknik penilaian
keterampilan yang digunakan dipilih sesuai dengan karakteristik KD pada KI-4.
Teknik
Penilaian Keterampilan
Teknik penilaian keterampilan dapat digambarkan pada
skema berikut.

Berikut
disajikan uraian singkat mengenai teknik-teknik penilaian keterampilan tersebut
yang mencakup pengertian, langkah-langkah, dan contoh instrumen dan rubrik
penilaian kinerja

Penilaian Kinerja
Penilaian kinerja adalah penilaian untuk mengukur capaian pembelajaran yang berupa
keterampilan proses dan/atau hasil (produk).Dengan demikian, aspek yang dinilai dalam penilaian kinerja adalah kualitas proses mengerjakan/melakukan
suatu tugas atau kulaitas produknya atau kedua-duanya. Contoh keterampilan
proses adalah keterampilan melakukan tugas/tindakan dengan menggunakan alat dan/ataubahan
dengan prosedur kerja kerja tertentu, sementara produk adalah sesuatu (bisanya
barang) yang dihasilkan dari penyelesaian sebuah tugas.
Contoh
penilaian
kinerja yang menekankan aspek proses adalah berpidato,
membaca karya sastra, menggunakanperalatan
laboratorium sesuai keperluan, memainkan alat musik, bermain bola, bermain tenis, berenang,
koreografi, dan dansa. Contoh
penilaian kinerja yang mengutamakan aspek produk adalah
membuat gambar grafik, menyusun karangan, danmenyulam.Contoh penilaian kinerja
yang mempertimbangkan baik proses
maupun produk adalah memasak nasi goreng
dan memanggang roti.
Langkah-langkah umum penilaian kinerja adalah:
  1. menyusun kisi-kisi;
  2. mengembangkan/menyusun tugas yang dilengkapi dengan
    langkah-langkah, bahan, dan alat;
  3. menyusun rubrik penskoran dengan memperhatikan
    aspek-aspek yang perlu dinilai;
  4. melaksanakan
    penilaian dengan mengamati siswa selama proses penyelesaian tugas dan/atau
    menilai produk akhirnya berdasarkan rubrik;
  5. mengolah hasil
    penilaian dan melakukan tindak lanjut.
Berikut
ini contoh kisi-kisi penilaian kinerja, soal/tugas,  pedoman penskora
n, dan rubrik penilaian
kinerja.
Contoh Kisi-kisi Penilaian Kinerja
Nama Sekolah             :  SMP Jaya Bangsaku
Kelas/Semester            :  VII/Semester I
Tahun pelajaran           :  2014/2015
Mata Pelajaran            :
Ilmu Pengetahuan Alam
No.
Kompetensi
Dasar
Materi
Indikator
Teknik
Penilaian
1.
4.7.  Melakukan
penyelidikan untuk menentukan sifat larutan yang    ada di 
lingkungan sekitar menggunakan indikator buatan maupun alami.
Larutan
asam dan basa
Siswa dapat menentukan larutan asam dan basa menggunakan indikator kertas
lakmus.
Kinerja
Contoh tugas
penilaian k
inerja:
Lakukanlah uji asam basa terhadap delapan bahan yang tersedia!
Ikuti langkah-langkah 
percobaan sesuai
prosedur
!
Alat dan Bahan:
Alat
Bahan
1.         Pelat
tetes
1.         Air
jeruk
2.         Pengaduk
2.         Cuka
3.         Kertas
lakmus merah dan biru
3.         Asam
Klorida
4.         Pipet
4.         Air sabun
5.         Obat
maag cair
6.         Kapur sirih
7.         Garam
8.         Air
Contoh Rubrik Penskoran Penilaian Kinerja
No.
Aspek yang Dinilai
Skor
0
1
2
3
4
1.
Menyiapkan
alat dan bahan yang diperlukan
2.
Melakukan
uji asam/basa
3.
Membuat
l
aporan
Jumlah
Skor Maksimum
9
(2+4+3)
Pada
contoh penilaian kinerja dengan di atas, penilaian diberikan dengan
memperhatikan baik aspek proses maupun produk. Sebagaimana terlihat pada rubrik
penilaian, ada 3 (tiga) butir aspek yang dinilai, yaitu
keterampilan siswa dalam menyiapkan alat dan bahan (proses), keterampilan siswa
dalam melakukan uji asam/basa (proses), dan kualitas laporan (produk).
Guru
dapat menetapkan bobot penskoran yang berbeda-beda antara aspek satu dan
lainnya yang dinilai dengan memperhatikan karakteristik KD atau keterampilan
yang dinilai. Pada contoh di atas, keterampilan proses (penyiapan bahan dan
alat + pelaksanaan uji asam/basa) diberi bobot lebih tinggi dibandingkan produknya
(laporan).

Penilaian Proyek
Penilaian proyek adalah suatu kegiatan untuk mengetahui
kemampuan siswa dalam mengaplikasikan pengetahuannya melalui penyelesaian suatu
tugas dalam periode/waktu tertentu. Penilaian proyek dapat dilakukan untuk
mengukur satu atau beberapa KD dalam satu atau beberapa mata pelajaran.Tugas
tersebut berupa rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan, pengumpulan
data,  pengorganisasian data, pengolahan
dan penyajian data, serta pelaporan.
Pada penilaian proyek setidaknya ada 4 (empat) hal yang
perlu dipertimbangkan, yaitu:
  1. Pengelolaan. Kemampuan
    siswa dalam memilih
    topik, mencari informasi, dan mengelola waktu pengumpulan data, serta penulisan
    laporan.
  2. Relevansi. Topik, data, dan produk sesuai
    dengan KD.
  3. Keaslia. Produk(misalnya
    laporan)
    yang dihasilkansiswa
    merupakan hasil karyanya, dengan mempertimbangkan kontribusi guru berupa
    petunjuk dan dukungan terhadap proyek siswa.
  4. Inovasi dan kreativitas. Hasil
    proyek siswa terdapat unsur-unsur kebaruan dan menemukan sesuatu yang berbeda
    dari biasanya. 
Berikut
ini contoh kisi-kisi, tugas, dan rubrik penilaian proyek.
Contoh
Kisi-KisiPenilaian Proyek
Nama Sekolah             :  SMP Jaya Bangsaku
Kelas/Semester            : VII/Semester I
Tahun pelajaran           : 2014/2015
Mata Pelajaran            :
Ilmu Pengetahuan Alam
No.
Kompetensi
Dasar
Materi
Indikator
Teknik
Penilaian
1.
4.4       Membuat dan menyajikan postertentang
sel dan bagian-bagiannya
Sel
Siswa dapat:
1.Merencanakan pembuatan poster sel dan
bagian-bagiannya
2.Merancang poster sel dan
bagian-bagiannya
3.Menyusun dan mengatur warna poster
sel dan bagian-bagiannya.
4.Memberikan label poster sesuai dengan konsep sel.
5.Menyusun laporan pembuatan poster sel
dan bagian-bagiannya
Proyek
Proyek:
Buatlah poster sel tumbuhan atau hewan tertentudengan menggunakan kertaskarton,
pensil warna atau benda kecil di sekitarmu dengan memperhatikan hal-hal berikut!
  1. Tentukan
    sel hewan atau tumbuhan yang akan dibuat
    posternya;
  2. Dapatkan
    preparat sel hewan/tumbuhan yang telah dipilih;
  3. Amati
    sel tersebut dengan menggunakan mikroskop;
  4. Gambarbentuk
    bagian-bagian sel sesuai bentuk
    dan warnanya
    sebagaimana terlihat di dalam mikroskop dan lengkapi rinciannya berdasarkan
    gambar sel yang ditemukan pada buku referensi;
  5. Tunjukkan bagian-bagian sel dan tuliskan namanya;
  6. Tuliskan fungsi bagian-bagian sel pada gambar dengan
    menggunakan warnayang berbeda; dan laporkan hasilnya secara lisan dan pajang poster
    kalian.
Contoh Rubrik Penskoran Proyek
Aspek yang Dinilai
Skor
0
1
2
3
4
Kemampuan merencanakan
Kemampuan menggambar sel secara tepat berdasarkan hasil
pengamatan pada mikroskop
Kemampuanmenggambar
sel berdasarkan referensi dan memberikan
label bagian-bagiansel.
Kemampuan
menjelaskanfungsibagian sel melalui presentasi.
Poster (Produk)
Skormaksimum
15
Catatan:
Guru
dapat menetapkan bobot yang berbeda-beda antara aspek satu dan lainnya pada
penskoran (sebagaimana contoh rubrik penskoran di atas) dengan memperhatikan
karakteristik KD atau keterampilan yang dinilai.
Penilaian Portofolio
Seperti pada
penilaian pengetahuan, portofolio untuk penilaian keterampilan merupakan
kumpulan sampel karya terbaik dari KD pada KI-4. Portofolio setiap
siswa disimpan dalam suatu folder (map) dan
diberi tanggal pengumpulan oleh guru. Portofolio dapat disimpan dalam bentuk
cetakan dan/atau elektronik. Pada akhir suatu semesterkumpulan sampelkarya
tersebut digunakan sebagai sebagian bahan untuk mendeskripsikan pencapaian
keterampilan secara deskriptif.Portofolio keterampilan tidak diskor lagi dengan
angka.

Berikut adalah contoh ketentuan dalam penilaian keterampilan
dengan portofolio:
  1. Karya asli siswa;
  2. Karya
    yang dimasukkan dalam portofolio disepakati oleh siswa dan guru
    ;
  3. Guru
    menjaga k
    erahasiaan
    portofolio
    ;
  4. Guru dan siswa
    mempunyai rasa memiliki terhadap dokumen portofolio;
  5. Karya yang
    dikumpulkan sesuai dengan KD.
    Setiap pembelajaran KD dari KI-4 berakhir, karya terbaik dari KD tersebut (bila
    ada)dimasukkan ke dalam portofolio.