Pengertian Sintax
Kata sintax berasal dari bahasa Yunani, yaitu “sun” yang berarti “dengan” dan
kata “tattein” yang berarti “menempatkan”. Jadi, secara etimologi berarti:
menempatkan bersama-sama kata-kata menjadi kelompok kata atau kalimat.
kata “tattein” yang berarti “menempatkan”. Jadi, secara etimologi berarti:
menempatkan bersama-sama kata-kata menjadi kelompok kata atau kalimat.
Dalam linguistik, sintaksis (dari Bahasa Yunani Kuno “συν- syn-“,
“bersama”, dan “τάξις táxis”, “pengaturan”) adalah ilmu
mengenai prinsip dan peraturan untuk membuat kalimat dalam bahasa alami. Selain
aturan ini, kata sintaksis juga digunakan untuk merujuk langsung pada peraturan
dan prinsip yang mencakup struktur kalimat dalam bahasa apapun.
Sintaksis adalah bagian atau cabang dari ilmu bahasa yang membicarakan seluk
beluk wacana. Untuk menjelaskan uraian itu, diambil contoh kalimat : Seorang
pelajar sedang belajar di perpustakaan.
Kalimat di atas terdiri dari satu klausa yang terdiri dari S, ialah seorang
pelajar, P, ialah sedang belajar, dan KET ialah di perpustakaan. Sintaksis
sebagai bagian dari ilmu bahasa berusaha menjelaskan unsur-unsur itu dalam
suatu satuan baik hubungan fungsional maupun hubungan maknawi. Misalnya pada
kalimat di atas terdapat frase sedang belajar, yang terdiri dari dua unsur,
ialah kata sedang dan kata belajar. Berdarsarkan hubungan maknawi antar
unsur-unsurnya, frase seorang pelajar yang menduduki fungsi S menyatakan makna
pelaku, frase sedang belajar yang menduduki fungsi P menyatakan makna perbuatan
dan frase di perpustakaan yang menduduki fungsi KET menyatakan makna tempat.
Jadi klausa di atas terdiri dari unsur-unsur maknawi pelaku diikuti perbuatan
diikuti tempat.
Adapun pengertian lain dari sintaksis adalah cabang ilmu yang membicarakan
kalimat dengan segala bentuk dan unsur – unsur pembentuknya.
Beberapa definisi atau batasan sintaksis menurut para ahli :
Sintaksis adalah cabang ilmu bahasa yang sudah sangat tua, menyelidiki struktur
kalimat dan kaidah penyusunan kalimat (Suhardi, 1998:1). Berdasarkan pendapat
tersebut maka dapat disimpulkan bahwa sintaksis adalah ilmu bahasa yang
menyelidiki struktur kalimat dan penyusunan kalimat.
Sintaksis adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara kata atau frase atau
klausa atau kalimat yang satu dengan kata atau frase (clause atau kalimat yang
lain atau tegasnya mempelajari seluk-beluk frase, klause, kalimat dan wacana
(Ramlan. 1985:21). Berdasarkan pendapat tersebut maka dapat disimpulkan bahwa
sintaksis adalah ilmu bahasa yang menyelidiki struktur kalimat dan penyusunan
kalimat.
Sintaksis adalah subsistem bahasa yang mencakup tentang kata yang sering
dianggap bagian dari gramatika yaitu morfologi dan cabang linguistic yang
mempelajari tentang kata ( Hari Murt Kridalaksana, 1993 ).
Gleason (1955) mendefinisikan bahwa “syntax maybe roughly defined as the
principles of arrangement of the construction (word) into large constructions
of various kinds.” Artinya: sintaksis mungkin dikaitkan dari definisi prinsip
aransement konstruksi (kata) kedalam konstruksi besar dari bermacam-macam
variasi.
principles of arrangement of the construction (word) into large constructions
of various kinds.” Artinya: sintaksis mungkin dikaitkan dari definisi prinsip
aransement konstruksi (kata) kedalam konstruksi besar dari bermacam-macam
variasi.
Menurut O’ Grady, et. al., (1997) syntax is the system of the rules and
categories that underlines sentence formation in human language. Artinya:
sintaksis adalah aturan dalam sistem pola kalimat dasar dalam bahasa manusia.
categories that underlines sentence formation in human language. Artinya:
sintaksis adalah aturan dalam sistem pola kalimat dasar dalam bahasa manusia.
(Sumber: Catatn Materi Kuliah Linguistik UT)
