Last Updated on 19.08.2026 by Zulfahmi M
Secara
etimologi kurikulum berasal dari bahasa Yunani, yaitu curir yang artinya pelari
dan curere yang artinya berarti jarak yang harus ditempuh oleh pelari. Istilah
ini mulanya digunakan dalam istilah dunia olah raga yang berarti “a litle
racecourse” (suatu jarak yang harus ditempuh dalam pertandingan olah raga).
Berdasarkan pengertian ini, dalam konteksnya dengan dunia pendidikan,
memberinya pengertian sebagai “circle of instruction” yaitu suatu lingkaran
pengajaran di mana pendidik dan peserta didik terlibat di dalamnya.
Sebagaimana
dikutip oleh Djalaludin dan Ustman Said bahwa kurikulum adalah meliputi seluruh
program dan kehidupan di sekolah, sebagaimana juga disampaikan oleh Nasution
bahwa kurikulum dinyatakan ada beberapa penafsiran lain tentang kurikulum
diantaranya kurikulum sebagai produk (hasil pengembangan kurikulum), kurikulum
sebagai program (alat yang dilakukan sekolah untuk mencapai tujuan), kurikulum
sebagai hal-hal yang diharapkan akan dipelajari oleh siswa (sikap dan
ketrampilan tertentu).
Kurikulum
juga bisa di istilahkan dengan sejumlah pengalaman pendidikan, kebudayaan,
social, olah raga dan kesenian yang disediakan oleh sekolah bagi para peserta
didik di dalam dan di luar sekolah dengan maksud menolongnya bekembang secara
menyeluruh dalam segala segi dalam mengubah tingkah laku mereka sesuai dengan
tujuan pendidikan.
Dalam
kosa kata Arab, istilah kurikulum dikenal dengan kata manhaj yang berarti jalan
yang terang atau jalan terang yang dilalui oleh manusia pada berbagai
kehidupannya. Dalam bidang pendidikan sendiri, manhaj damaksudkan sebagai jalan
terang yang dilalui oleh pendidik atau guru latih dengan orang-orang yang
dididik atau dilatihnya untuk mengembangkan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap
mereka.
Sedangkan
menurut Muhammad Ali Al-Khawli, pada hakikatnya kurikulum adalah seperangkat
perencanaan dan media untuk mengantarkan lembaga pendidikan dalam mewujudkan
tujuan pendidikan yang diinginkan. Tetapi, kurikulum dapat juga diartikan
sesuai dengan fungsi-fungsinya sebagai berikut:
- Kurikulum
Sebagai Program Studi. Dalam hal ini kurikulum sebagai seperangakat mata pelajaran yang mampu dipelajari
anak didik di sekolah atau di lembaga pendidikan yang lain. - Kurikulum Sebagai Konten. Artinya
adalah informasi yang tertera dalam buku-buku kelas tanpa dilengkapi informasi
lain memungkinkan timbulnya belajar. - Kurikulum
Sebagai Kegiatan Berencana. Kegiatan
yang direncanakan secara sistematis untuk mencapai tujuan yang diinginkan. - Kurikulum
Sebagai Hasil Belajar. Pengertiannya
adalah seperangkat tujuan yang utuh untuk memperoleh suatu hasil tertentu tanpa
memspesifikasi cara-cara yang digunakan untuk memperoleh hasil belajar yang
telah direncanakan dan diinginkan. - Kurikulum
Sebagai Reproduksi Kultural. Pengertiannya
adalah transfer dan refleksi butir-butir kebudayaan masyarakat, agar dimiliki
dan difahami anak-anak generasi muda masyarakat tersebut. - Kurikulum
Sebagai Pengalaman Belejar. Pengertiannya
adalah keseluruhan pengalaman belajar yang direncanakan di bawah pimpinan
penyelenggara pendidikan. - Kurikulum
Sebagai Produksi. Artinya
adalah seperangkat tugas yang harus dilakukan untuk mencapai hasil yang telah
ditetapkan terlebih dahulu.
Berdasarkan
beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa kurikulum pendidikan Islam
adalah suatu rangkaian program yang mengarahkan kegiatan belajar mengajar
secara sistematis dan mempunyai tujuan, serta melukiskan cita-cita nilai keIslaman.
Sumber:
- Armei
Arief, Pengantar Ilmu dan metodologi Pendidikan Islam, (Jakarta: Ciputat Pers,
2002), 30. - Djalaludin
dan Usman Said, Filsafat Pendidikan Islam, Konsep Perkembangan pemikiran, (Jakarta:
PT. Raja Grasindo, 1999), 44. - Muhammad
Ali Al-Khawli, Qamus Tarbiyah, (Beirut: Dar’ilm Al-Malayin,tt), 103. Muhammad
Anshar, Dasar-dasar Perkembangan Kurikulum,(Jakarta: Depdikbud, Dirjen
PT-PPLPTK, 1989), 8-10.
Mengajar di MTs Muhammadiyah Lima Kaum 2001-2019, SMPN 5 Batusangkar 2017-2019, SMA Muhammadiyah Batusangkar 2014-2017 , STAIN Batusangkar 2005-2019, MTs Balah Aie Padang Pariaman 2021-2026. Admin: Ajoefahmi Course (www.zulfahmi.blog) Pustaka E-Book Ajoefahmi (www.zulfahmi.my.id)
