PAST TENSE
1. Simple Past Tense
Simple
past tense merupakan bentuk waktu yang digunakan
untuk menerangkan peristiwa atau perbuatan yang dilakukan pada saat tertentu di
waktu lampau. Waktu kejadian atau peristiwanya sudah diketahui.
Form: S + V-2 (Past Verb) + …
Perhatikan kalimat berikut:
- In 1981, 34% of children aged
20-24 lived with
their parents. - Did the government launch a new
regulation on taxation? - The waether was very cold yesterday.
(Kata lived, did, dan was merupakan verb bentuk past/V-2 yang
merupakan ciri khas dari simple past
tense. Kata-kata tersebut dimaknai sudah melakukan atau beraktifitas pada waktu tertentu di masa lalu.)
Perubahan dari invinitife verbs (V-1)
menjadi past verbs (V-2) terdapat dalam bentuk
beraturan (regular verbs) dan
tidak beraturan (irregular verbs). Regular verbs ditandai dengan penambahan
suffix –ed pada invinitive verbs, sedangkan irregular
verbs sudah terbentuk secara baku. Beberapa contoh regular dan irregular verbs
sebagai berikut:
Regular
verbs:
Present Verbs Past Verbs
- play played
- live lived
- study studied
- help helped
- finish finished
- talk talked
- walk walked
- call called
- look looked
- learn learned
Irregular
verbs:
Present Verbs Past Verbs
- get up got
up - do/does did
- is was
- are were
- write wrote
- get got
- sell sold
- speak spoke
- read read
- swim swam
- see saw
Bentuk negatif dalam kalimat ini
menggunakan did not/didn’t + V-1 atau was not/were not + …, Keterangan waktu yang biasa digunakan
diantaranya: yesterday, this morning, last week, last Sunday, two days ago, a year ago, in 1990, after the world war two, dan lain
sebagainya.
2. Past Progressive Tense
Past
progressive merupakan kalimat yang mengungkapkan
suatu kegiatan atau pesan yang masih sedang berlangsung pada saat tertentu di
masa lampau.
Form:
…Be (was, were) + V-ing (Present Participle) + …
Perhatikan kalimat berikut:
·
He was sleeping
in the sofa when I arrived in her apartment.
·
I was still studying in the university this time two years
ago.
·
Some guest were enjoying their meals when suddenly the electricity went
off.
(Was
sleeping, was studying dan were
enjoying merupakan pola was/were+Ving
yang merupakan ciri khas pola past
progressive. Makna kalimat ini adalah sedang melakukan atau beraktifitas.
Untuk mempertegas peristiwa sedang berlangsung pada masa lalu maka kalimat ini selalu diikuti oleh peristiwa lain
dengan menggunakan when:ketika atau
while:ketika sedang sebagai kata
penghubung klausanya.)
Keterangan waktu yang biasa digunakan
diantaranya: at this time yesterday, at this time last week, still, at 8:00 last night, at 7:00
yesterday morning, dan lain sebagainya.
3. Past Perfect Tense
Past
perfect digunakan untuk mengungkapkan suatu
kegiatan, hal atau pesan yang sudah selesai dilakukan sebelum (before) atau sesudah (after) kejadian lain saat tertentu pada
masa lampau, atau menjelaskan suatu keadaan atau peristiwa yang telah terjadi.
Form: …Had + Past Participle (V-3) + …
Perhatikan kalimat berikut:
- I had already eaten
when they arrived - The exhibition had been closed before 12:00 on
Saturday last week. - She had not slept when I
came last night.
(Makna yang terkandung dalam kalimat
pola ini adalah sudah selesai melakukan sesuatu sebelum/sesudah melakukan
kegiatan lain pada saat itu. Arti dari frasa
di atas adalah: had eaten: sudah
makan, had been closed: sudah
ditutup, had not slept: belum tidur.)
Contoh keterangan waktu yang biasa
dipakai untuk past perfect adalah before 1990, before (clause)…, atau after
+ (clause)…. Biasanya klausa
setelah before atau after adalah pola past tense/V-2.
4. Past Prefect Progressive Tense
Past
perfect progressive digunakan jika kita hendak
mengungkapkan suatu kegiatan, hal, atau kegiatan yang sudah berjalan selama
kurun waktu atau durasi tertentu sebelum atau hingga batas waktu tertentu di
masa lalu.
Form: …Had + Been + V-ing (Present Participle) + …
Perhatikan kalimat berikut:
- I had been studying
for two hours before my friend come. - After the minister had been talking to people for
about 30 menutes, he left the city by limos. - That had Irene been
doing for more than a semester before she finally had a graduation?
(Frasa di atas dapat diartikan had been studying:sudah belajar
selama…, had been talking: sudah
berbicara pada… selama, had .. been
doing for: sudah melakukan selama…. Penggunaan konjungsi after dan before untuk membentuk keterangan waktu dalam bentuk klausa.)
Sementara untuk membentuk kalimat
negatif hanya dengan menambah not setelah
kata had atau had not/hadn’t. Bentuk keterangan
waktu yang lain dapat berupa for …
before 1990, for… before (clause) …, until… for… dan lain sebagainya.
Sumber:
Zulfahmi M, 2020, English Grammar and Reading: Materi dan Latihan untuk Bahasa Inggris Umum, CV. Kekata Group: Surakarta
