Memahami Fungsi Bahasa dalam Kegiatan Menerjemah

Last Updated on 15.08.2026 by Zulfahmi M

Roman Jakobson,
seorang sarjana Rusia, melengkapi konsep-konsep fungsi bahasa Karl Bühler
dengan:

  1. Fungsi referensial (pesan yang disampaikan dalam sebuah
    konteks/situasi tertentu), 
  2. Fungsi emotif (suasana batin penutur), 
  3. Fungsi puitis (estetika bahasa), 
  4. Fungsi fatis (untuk memelihara komunikasi dengan orang lain), 
  5. Fungsi konatif
    (untuk memunculkan reaksi kepada orang lain), 
  6. Fungsi metalingual (untuk
    menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan bahasa itu sendiri agar lebih jelas).
Saya akan
memberikan contohnya pada tiap fungsi di atas.
  1. Musim hujan sudah tiba, banjir
    pasti datang. (ditunjukkan dengan musim hujan)
  2. Oh my God!what a
    beautiful! (ditunjukkan dengan interjeksi)
  3. Jack! Switch off the
    light! (ditunjukk dengan kata sapaan dan kalimat perintah)
  4. Pagi itu mentari enggan
    menampakkan dirinya. (ditunjukkan dengan personifikasi)
  5.  A : Mat!     B  : Pak
    Ali, berangkat kerja? (ditunjukkan dengan ungkapan yang tidak perlu ditanyakan
    karena B sudah mengetahui aktivitas A setiap pagi, yakni berangkat bekerja)
  6. What do you mean by “slinthead”? (ditunjukkan dengan unsur bahasa itu sendiri)
Pada penjelasan di
atas, saya baru memberikan masing-masing satu contoh untuk tiap fungsi. Saya
yakin Anda juga bisa memberikan contohnya untuk tiap fungsi dan tunjukkan
fungsi-fungsinya dengan unsur-unsur bahasanya….


Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *