Materi Fiqih MTs Kelas VII – Kuburan dan Ziarah Kubur

Last Updated on 15.08.2026 by Zulfahmi M

KUBURAN DAN ZIARAH KUBUR
Beberapa petunjuk Rasulullah Saw tentang kuburan dan ziarah kubur
Bukan termasuk petunjuknya  meninggikan kuburan,  membangunnya, memplesternya, dan tidak pula
membangun kubah di atasnya.

Rasulullah saw mengutus
Ali ra ke Yaman agar tidak membiarkan satu patungpun melainkan ia hancurkan,
dan tidak pula kuburan yang tinggi kecuali ia meratakanya, dan sunnah beliau
r
adalah meratakan semua kuburan yang tinggi.
Dan beliau melarang mengapur
kuburan, dan membangun diatasnya dan juga menulis diatasnya.
Dan
mengajarkan orang yang ingin mengenali kuburanya dengan batu keras.

Rasulullah saw melarang
menjadikan kuburan sebagai masjid, dan melarang menyalakan lampu di atasnya,
dan melaknat pelakunya.
Beliau melarang
shalat kepada kuburan, dan melarang kuburannya dijadikan hari raya.

Diantara petunjuknya tidak boleh menghinakan
kuburan, menginjaknya, duduk di atasnya, bersandar kepadanya, dan tidak pula
mengagungkanya.

Rasulullah saw menziarahi kuburan sahabatnya untuk mendoakan mereka, memohon ampun baginya,
dan menyunnahkan peziarah mengucapkan:
السَّلامُ عَلَيْكُم
أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ المؤمنينَ والمسلمينَ, وإنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ
لَاحِقُونَ, نَسْأَلُ اللهَ لَنَا ولكُمُ العَافِيَةَ
Keselamatan atas kalian wahai kaum mukminin
dan muslimin penghuni kubur, dan sesungguhnya kami insyaallah akan menyusul
kalian, kami memohon kepada Allah SWT 
kekuatan
bagi kami dan bagi kalian
.” (HR: Muslim).

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *