Langkah Langkah Dalam Penelitian Ilmiah

Last Updated on 22.08.2026 by Zulfahmi M

Pelaksanaan penelitian dengan menggunakan metode ilmiah
harus mengikuti langkah-langkah tertentu. Marilah lebih dahulu ditinjau
langkah-langkah yang diambil oleh beberapa ahli dalam mereka melaksanakan
penelitian.

Schluter (1926) memberikan 15 langkah dalam melaksanakan
penelitian dengan metode ilmiah. Langkah-langkah tersebut adalah sebagai
berikut:
  1. Pemilihan bidang, topik atau judul penelitian.
  2. Mengadakan survei lapangan untuk merumuskan
    masalah-malalah yang ingin
  3. dipecahkan.
  4. Membangun sebuah bibliografi.
  5. Memformulasikan dan mendefinisikan masalah.
  6. Membeda-bedakan dan membuat out-line dari unsur-unsur
    permasalahan.
  7. Mengklasifikasikan unsur-unsur dalam masalah menurut
    hu-bungannya dengan
  8. data atau bukti, baik langsung ataupun tidak langsung.
  9. Menentukan data atau bukti mana yang dikehendaki sesuai
    dengan pokok-pokok dasar dalam masalah.
  10. Menentukan apakah data atau bukti yang dipertukan
    tersedia atau tidak.
  11. Menguji untuk diketahui apakah masalah dapat dipecahkan
    atau tidak.
  12. Mengumpulkan data dan keterangan yang diperlukan.
  13. Mengatur data secara sistematis untuk dianalisa.
  14. Menganalisa data dan bukti yang diperoleh untuk membuat
    interpretasi.
  15. Mengatur data untuk persentase dan penampilan.
  16. Menggunakan citasi, referensi dan footnote (catatan
    kaki).
  17. Menulis laporan penelitian.
Dalam melaksanakan penelitian secara ilmiah. Abclson
(1933) mcmberikan langkah-langkah berikut:
  1. Tentukan judul. Judul dinyatakan secara singkat
  2. Pemilihan masalah. Dalam pemilihan ini harus: a).
    Nyatakan apa yang disarankan oleh judul. b). Berikan alasan terhadap pemilihan
    tersebut. Nyatakan perlunya diselidiki masalah menurut kepentingan umum. c).
    Sebutkan ruang lingkup penelitian. Secara singkat jelaskan materi. situasi dan
    hal-hal lain yang menyangkut bidang yang akan diteliti.
  3. Pemecahan masalah. Dalain memecahkan masalah harus
    diikuti hal-hal berikut: a). Analisa harus logis. Aturlah bukti dalam bnntuk
    yang sistematis dan logis. Demikian juga halnya unsur-unsur yang dapat
    memecahkan masalah. b). Proscdur penelitian yang digunakan harus dinyatakan
    secara singkat. c) Urutkan data, fakta dan keterangan-keterangan khas yang
    diperlukan d). Harus dinyatakan bagaimana set dari data diperoleh termasuk
    referensi yang digunakan. e). Tunjukkan cara data dilola sampai mempunyai arti
    dalam memecahkan masalah. f). Urutkan asumsi-asumsi yang digunakan serta
    luibungannya dalam berbagai fase penelitian.
  4. Kesimpulan a). Berikan kesimpulan dari hipotesa. nyatakan
    dua atau tiga kesimpulan yang mungkin diperoleh b). Berikan implikasi dari
    kesimpulan. Jelaskan bebernpa implikasi dari produk hipotesa dengan memberikan
    beberapa inferensi.
  5. Berikan studi-studi sebelumnya yang pernah dikerjakan
    yang berhubungan dengan masalah. Nyalakan kerja-kerja sebelumnya secara singkat
    dan berikan referensi bibliografi yang mungkin ada manfaatnya scbagai model
    dalam memecahkan masalah. 

Dari pedoman beberapn ahli di atas, maka dapal
disimpulkan bahwa penelitian dengan mcnggunakan metode ilmiah
sckurang-kurangnya dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

  1. Merumuskan serta mcndefinisikan masalah langkah pertama
    dalam meneliti adalah menetapkan masalah yang akan dipecahkan. Untuk
    menghilangkan keragu-raguan. masalah tersebut didefinisikan secara jelas.
    Sampai ke mana luas masalah yang akan dipecahkan Sebutkan beberapa kata kunci
    (key words) yang terdapal dalam masalah Misalnya. masalah yang dipilih adalah
    Bagaimana pengaruh mekanisasi terhadap pendapatan usaha tani di Aceh? Berikan
    definisi tentang usaha tani, tentang mekanisasi, pada musim apa. dan sebagainya
  2. Mengadakan studi kepustakaan. Setelah masalah dirumuskan,
    step kedua yang dilakukan dalam mencari data yang tersedia yang pernah ditulis
    peneliti sebelumnya yang ada hubungannya dengan masalah yang ingin dipecahkan.
    Kerja mencari bahan di perpustakaan merupakan hal yang tak dapat dihindarkan
    olch seorang peneliti. Ada kalanya. perumusan masalah dan studi keputusan dapat
    dikerjakan secara bersamaan.
  3. Memformulasikan hipotesa Setelah diperoleh infonnasi
    mengenai hasil penelitian ahli lain yang ada sangkut-pautnya dengan masalah
    yang ingin dipecahkan. maka tiba saatnya peneliti memformulasikan
    hipotesa-hipolesa unttik penelitian. Hipotesa tidak lain dari kesimpulan
    sementara tentang hubunggan sangkut-paut antarvariabel atau fenomena dalam
    penelitian. Hipotesa merupakan kesimpulan tentatif yang diterima secara
    sementara sebelum diuji.
  4. Menentukan model untuk menguji hipotesa. Setelah
    hipotesa-hipotesa ditetapkan. kerja selanjutnya adalah merumuskan cara-cara
    untuk menguji hipotesa tersebut. Pada ilmu-ilmu sosial yang telah lebih
    berkembang. scperti ilmu ekonomi misalnva. pcnguji’an hipotesa didasarkan pada
    kerangka analisa (analytical framework) yang telah ditetapkan. Model matematis
    dapat juga dibuat untuk mengrefleksikan hubungan antarfenomena yang secara
    implisif terdapal dalam hipotesa. untuk diuji dengan teknik statistik yang
    tersedia. Pengujian hipotesa menghendaki data yang dikumpulkan untuk keperluan
    tersebut. Data tersebut bisa saja data prime ataupun data sekunder yang akan
    dikumpulkan oleh peneliti.
  5. Mengumpulkan data. Peneliti memerlukan data untuk menguji
    hipotesa. Data tersebut yang merupakan fakta yang digunakan untuk menguji
    hipotesa perlu dikumpulkan. Bcrgantung dan masalah yang dipilih serta metode
    pcnelitian yang akan digunakan. teknik pengumpulan data akan berbeda-beda. Jika
    penelitian menggunakan metode percobaan. misalnya. data diperoleh dan plot-plot
    pcrcobaan yang dibual sendiri oleh peneliti Pada metodc sejarah ataupun survei
    normal, data diperoleh dengan mcngajukan pertanyaan-pertanyaan kepada
    responden. baik secara langsung ataupun dengan menggunakan questioner Ada
    kalanya data adalah hasil pengamatan langsung terhadap perilaku manusia di mana
    peneliti secara partisipatif berada dalam kelompok orang-orang yang
    diselidikinya.
  6. Menyusun, Menganalisa, and Menyusun interfensi. Setelah
    data terkumpul. pcneliti menyusun data untuk mengadakan analisa Sebelum analisa
    dilakukan. data tersebut disusun lebih dahulu untuk mempermudah analisa.
    Penyusunan data dapat dalam bentuk label ataupun membuat coding untuk analisa
    dengan komputer. Sesudah data dianalisa. maka perlu diberikan tafsiran atau
    interpretasi terhadap data tersebut.
  7. Membuat generalisasi dan kesimpulan. Setelah tafsiran
    diberikan, maka peneliti membuat generalisasi dari penemuan-penemuan, dan
    selanjutnya memberikan beberapa kesimpulan. Kesimpulan dan generalisasi ini
    harus berkaitan dengan hipotesa. Apakah hipotesa benar untuk diterima. ataukah
    hiporesa tersebut ditolak.
  8. Membuat laporan ilmiah. Langkah terakhir dari suatu
    penelitian ilmiah adalah membuat laporan ilmiah tentang hasil-hasil yang
    diperoleh dari penelitian tersebut. Penulisan secara ilmiah mempunyai teknik
    tersendiri.