Kurikulum Prasekolah: Apa Yang Akan Dipelajari Anak Anda

Oleh: Mary Harvey

Masa prasekolah merupakan rentang waktu bagi anak untuk berkembangnya aspek sosial, emosional, fisik, dan intelektual dengan baik. Maka selaku orang tua, kita harus membaca tentang kurikulum prasekolah lebih banyak serta berbagai saran untuk membantu anak Anda dapat menanamkan pondasi
kuat pada setiap aspek perkembangannya di rumah.

Hari-hari prasekolah anak Anda dipenuhi dengan
perkembangan sosial, emosional, fisik, dan intelektual. Keterampilan kognitif
yang dipelajarinya  pada tahap ini –
seperti penghitungan dasar dan kosa kata – mungkin terlihat sederhana, tetapi materi
ini  akan mempersiapkan anak Anda untuk
mendapatkan pengetahuan seumur hidup.

Pada masa prasekolah juga membantu anak mengembangankan keterampilan
sosial dan harga dirinya  yang positif. Sebagaimana dikatakan oleh Josie Meade, seorang guru di prasekolah Creative Kids di Manhattan Beach, California,  “Jika anak-anak merasa nyaman dengan
diri mereka sendiri dan tahu bagaimana merasakan perasaan bangga,  bahkan jika mereka
melakukan suatu kesalahan, mereka mengatahui akan berdampak dari kesalahannya tersebut”. 

Berikut adalah prinsip-prinsip dasar pembelajaran yang penting biasanya dicapai anak-anak di prasekolah beserta dengan dengan beberapa tip untuk membantu anak
Anda tetap mengikuti kurikulum prasekolah di rumah.

HURUF DAN BUNYI DI
PRASEKOLAH

Sebagai bagian dari kurikulum prasekolah, anak-anak akan
belajar mengenali dan memberi nama semua  huruf besar dan beberapa huruf kecil. Huruf
kecil lebih sulit dipelajari pada usia ini. Mereka dapat mengidentifikasi nama
depan mereka sendiri dan menuliskannya, bersamaan dengan huruf lain dan
kata-kata bermakna seperti Bu, Ayah, dan Sayang. Anak-anak prasekolah juga akan mengembangkan
hubungan antara huruf dan bunyi, dan mereka akan mengetahui beberapa bunyi yang
dihasilkan huruf.

Bantuan di Rumah

Perkuat pembelajaran huruf dengan meminta anak Anda untuk bermain dengan huruf magnet kulkas. Nyanyikan lagu “ABC” bersama-sama dan
lihat suara awal dari kata-kata dalam kehidupan sehari-hari Anda.
“Tunjukkan pada mereka di kotak Cheerios bahwa ‘Cheerios‘ memiliki huruf Ch di depan,” saran Meade. “Ketika
Anda pergi ke Mini Market, beri tahu mereka, Mini Market dimulai dengan huruf M. Mereka akan mengenali ini saat mereka kembali
ke tempat tersebut.”

Kecintaan pada bahasa, membaca, dan buku dimulai dari
rumah, maka doronglah kecintaannya untuk membaca secara teratur. “Salah
satu hal yang paling menakjubkan dapat dilakukan orang tua adalah membacakan
untuk anak mereka setiap hari,” kata Meade. Bahkan 10 menit setiap malam
akan memberikan perubahan; jadikanlah pengalaman yang hangat dan nyaman dengan
melihat gambar bersama, menunjukkan kata-kata, dan membicarakan tentang apa
yang terjadi di buku. Ajukan pertanyaan (“Apa ini?, Apa yang lakukannya?”)
dan diskusikan tentang pengamatan dan pemikiran anak Anda. Dengan bernyanyi,
bersajak,  dan tongue twister – melafalkan
kata-kata sulit bagi lidah lagu anak-anak – juga akan mengajari anak Anda tentang
cara kerja suara  dan kegiatan tersebut akan membuat
anak Anda banyak tertawa!

WARNA, BENTUK, DAN
OBJEK DI PRASEKOLAH

Anak prasekolah  akan
terus mempelajari nama warna, bentuk-bentuk dasar, dan bagian-bagian tubuh.

Bantuan di Rumah

Saat Anda membaca buku bersama, ajukan pertanyaan tentang
warna: “Apa warna mobil itu?” dan “Topi mana yang berwarna
kuning?” Tunjukkan bentuk benda rumah tangga dan ajukan pertanyaan
seperti, “Apakah gambar itu terlihat seperti persegi atau segitiga?”
Saat anak Anda berpakaian, bicarakan tentang warna kemeja, celana, sepatu, dan
kaus kakinya.

Anda juga dapat membantu kurikulum prasekolah dengan
mengubah segalanya menjadi permainan. Mainkan permainan “Where Is/Dimana
itu?” untuk mempelajari bagian tubuh; misalnya: “Dimana hidung Mommy?
Dimana dagu ibu? Di mana siku kamu?”. Di dalam mobil atau dalam perjalanan
bus, mainkan permainan yang menanyakan tentang suatu benda, dan dorong anak
Anda untuk mengetahui bentuk dan warnanya.

ANGKA DAN
BERHITUNG DI PRASEKOLAH

Sebagian besar dari kurikulum prasekolah adalah
mempelajari seperti apa angka 0 sampai 9 dan menamainya dengan benar.
Menghitung adalah keterampilan terpisah yang dimulai dengan menghafal;
anak-anak akan menghafalkan urutan angka dan mengucapkannya dengan bangganya
saat mereka “menghitung” benda. Saat anak-anak prasekolah maju,
mereka akan menyadari bahwa angka dan objek sebenarnya berhubungan.

Bantuan di Rumah

Ketika Anda melihat angka dalam kehidupan sehari-hari —
di buku, di kaleng makanan, di iklan TV, dll. — Minta anak Anda untuk
mengidentifikasinya. Anda juga bisa menghitung benda sehari-hari bersama-sama,
seperti jumlah anak tangga ke lantai atas, jumlah krayon dalam kotak, dan jumlah
balok yang ada di bawah lantai rumah.

“Tanyakan kepada anak-anak Anda, ‘Berapa banyak kotak
sereal di lemari?’ dan ‘Berapa banyak jeruk yang tersisa dalam tas?” saran
Meade.  “Saat mereka sedang makan
camilan, tanyakan, ‘Berapa banyak biskuit yang kamu miliki?” Sejajarkan kerupuk
dan minta mereka menunjuk dengan jari mereka dan hitung kerupuk satu per satu.”

MEMOTONG DAN
MENGGAMBAR DI PRASEKOLAH

Sebelum masuk taman kanak-kanak, anak harus bisa memotong
dengan gunting. Saat mereka mengembangkan koordinasi tangan-mata dan
keterampilan motorik halus yang lebih baik, mereka akan mulai menggambar dan
mewarnai lebih dari sekadar coretan. Mereka juga akan belajar menggunakan
pensil, kuas, dan lem.

Bantuan di Rumah

Beri anak Anda banyak krayon jumbo dan spidol, kapur sidewalk chalk yang
tebal, dan beri banyak kesempatan untuk menggambar. Menggunakan Play-Doh juga membangun keterampilan
motorik halus anak Anda. “Meremas-remes akan melatih otot-otot di jari
mereka,” kata Meade.

BERSOSIALISASI DAN
BERBAGI DI PRASEKOLAH

Mengembangkan keterampilan sosial yang penting merupakan
hal sangat diperlukan sebelum anak masuk TK. Anak-anak prasekolah akan belajar
bagaimana berbagi dan bekerja sama, bergiliran, berpartisipasi dalam kegiatan
kelompok, mengikuti arahan sederhana, dan mengkomunikasikan keinginan dan
kebutuhan. “Ketika mereka mulai di  taman
kanak-kanak, mereka diantar sendirian, jadi anak-anak harus bisa berbicara
sendiri,” kata Meade. “Mereka perlu tahu bagaimana meminta
bantuan.”

Bantuan di Rumah

Kembangkan keterampilan sosial anak Anda dengan mengatur
tanggal bermain dan pergi ke taman bermain. Di rumah, konsistenlah tentang
aturan sederhana yang harus diikuti anak Anda, seperti merapikan tempat tidur
atau menyimpan mainan. Biarkan anak Anda bertanggung jawab untuk bersih-bersih,
tetapi ingatlah untuk mencontohkan interaksi sosial dan kesopanan yang sesuai
dengan perkembangan anak.

  • Teks Sumber : https://www.parents.com/toddlers-preschoolers/starting-preschool/curriculum/what-your-kid-will-learn-in-preschool/
  • Diterjemahkan Oleh: Zulfahmi M   

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *