Last Updated on 15.08.2026 by Zulfahmi M
Agar
pelaksanaan manajemen berbasis sekolah dapat dilaksanakan secara optimal, harus
didukung oleh berbagai cara, yaitu:
- Adanya dukungan dari pihak-pihak
yang berkepentingan (stakeholders)
terhadap sekolah seperti: masyarakat dan orangtua murid, pemerintah daerah
kabupaten/kota dan bahkan dunia usaha serta LSM yang peduli terhadap kemajuan pendidikan
di sekolah. Kondisi ini perlu dipersiapkan dan ditumbuhkembangkan oleh sekolah
secara terus-menerus. Salah satu cara untuk menumbuhkan dukungan masyarakat ini
perlu juga diingat kembali apa yang dinyatakan oleh pakar pendidikan (dalam
Suriansyah, 2014) yaitu: knowledge of the
programmed is essential to understanding, understanding is basic to appreciation and appreciation is basic to
support”. - Lembaga
pendidikan mempunyai kemampuan dalam inovasi atau pembaruan, sehingga segala
aktivitasnya akan selalu dapat menyesuaikan dengan tuntutan perkembangan
masyarakat. Hal ini merupakan modal awal untuk memperoleh perhatian,
penghargaan dan dukungan masyarakat. Dalam era global maka cara-cara kerja
tradsional sudah tidak dapat lagi dipertahankan, tetapi cara-cara inovasi
merupakan keharusan. Lebih-lebih dalam proses pembelajaran di sekolah. - Pendidikan
di sekolah mampu memberi nilai tambah bagi masyarakat, artinya masyarakat
memperoleh sesuatu yang berharga dengan keterlibatannya pada aktivitas sekolah,
berharga bagi dirinya, anaknya atau bagi kehidupan masyarakat secara umum.
Keterlibatan mereka terhadap pengelolaan di sekolah akan membawa keuntungan
bagi sekolah baik dilihat dari sisi ekonomi maupun akademik. Banyak hal yang
dapat dibantu oleh orangtua dan masyarakat kepada sekolah
dengan potensi yang mereka miliki, di sisi lain banyak keterbatasan sekolah
dalam menyelenggarakan sekolah yang berkualitas. Sinergisitas dan simbiosis
mutualisme antara sekolah dan masyarakat menjadi sangat urgen untuk akselerasi
peningkatan mutu sekolah. - Pelayanan
pendidikan dapat mengembangkan potensi anak secara maksimal dengan memerhatikan
perbedaan individu. Ini berarti sekolah harus memerhatikan prinsip individual defferences dalam proses pembelajaran
anak di sekolah. - Lingkungan
sosial sekolah mendukung pencapaian visinya, artinya visi sekolah mendapat
dukungan dari lingkungan sosial, dengan demikian sekolah pada saat merumuskan
visi, misi dan strategi perlu melibatkan berbagai pihak agar dapat merumuskan
visi yang sesuai dengan kebutuhan sekolah dan masyarakat. - Potensi
sumber daya sekolah dan masyarakat mendukung tercapainya target yang
ditetapkan. Sekolah dan masyarakat masing-masing memiliki potensi dan
kemampuannya yang mungkin berbeda satu dengan lainnya. Apabila kedua institusi
ini diintegrasikan kekuatan dan potensinya, maka akan memberikan pengaruh besar
bagi perkembangan dan kemajuan sekolah secara keseluruhan.
Sumber: Modul Mata Kuliah Profesi Kependidikan oleh Markus Deri Gerik Allo, M.Pd (Untuk Kalangan Sendiri – UKI Taroja) 2018
Mengajar di MTs Muhammadiyah Lima Kaum 2001-2019, SMPN 5 Batusangkar 2017-2019, SMA Muhammadiyah Batusangkar 2014-2017 , STAIN Batusangkar 2005-2019, MTs Balah Aie Padang Pariaman 2021-2026. Admin: Ajoefahmi Course (www.zulfahmi.blog) Pustaka E-Book Ajoefahmi (www.zulfahmi.my.id)
