Kerangka Karangan

Last Updated on 15.08.2026 by Zulfahmi M

Kerangka karangan diperlukan dalam kegiatan membuat
sebuah tulisan. Mengapa? Jelas, kerangka karangan adalah gambaran awal bagi
terbentuknya sebuah tulisan. Selain itu, kerangka karanganjuga merupakan
rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan yang akan
ditulis, dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis,
jelas, terstruktur, dan teratur.

Bagian-bagian yang menjadidasar bagi penyusunan
kerangka karangan adalah topik, judul, dan tema. Tema adalah suatu perumusan
dari topik yang akan dijadikan landasan pembicaraan dan tujuan yang akan
dicapai melalui topik. Berdasarkan, pengertian tersebut, jelas bahwa topik
memiliki ciri khas yang terletak pada permasalahannya yang bersifat umum dan
belum terurai atau lebih singkat dan lebih abstrak daripada tema.Topik
dirumuskan lebih dulu dari tema. Oleh karena itu, cakupan topik lebih luas dari
tema.


Selanjutnya adalah judul. Untuk membuat judul yang
baik harus memenuhi syarat-syarat umum sebagai berikut.
  • Relevan, ada hubungan dengan isi karangan (topik)
  • Provokatif, dapat menimbulkan hasrat ingin tahu
    pembaca.
  • Singkat, mudah dipahami dan enteng diingat
  • Judul sebaiknya dinyatakan dalam bentuk frase.
Sebuah judul penelitian yang baik biasanya memuat
produk, teori, tujuan, dan target.
  • Produk, artinya adalah hasil penelitian (software,
    game, metodologi, model,
    dll.) yang kita
    akan kembangkan.
  • Teori, artinya teori yang melandasi produk yang dibuat. Teori inilah yang akan
    menguasai paragraf-paragraf di bab Landasan teori.
  • Tujuan, biasanya kita ambilkan dari masalah yang kita
    ambil dan tujuan dari penelitian ini untuk memecahkan masalah tersebut.
  • Obyek, adalah penerapan produk yang sudah dikembangkan.
Setelah penentuan topik dan tema sudah jelas, disusunlah sebuah kerangka
karangan atau outline.
Tahapan dalam menyusun kerangka karangan antara
lain berikut ini.
  1. Mencatat gagasan.
  2. Mengatur urutan gagasan.
  3. Memeriksa kembali yang telah diatur dalam bab dan
    subbab.
  4. Membuat kerangka yang terperinci dan lengkap.
Suatu kerangka karangan yang baik tidak sekali dibuat.
Penulis yang baik akan selalu berusaha menyempurnakan bentuk yang lebih baik
dan seterusnya. Berikut ini adalah tuntunan bagi Saudara yang baru mulai
menulis.
  • Rumuskan Tema
  • Inventarisasi
  • Evaluasi
  • Repetisi
  • Tentukan Pola. Pola yang digunakan bisa pola alamiah atau pola logis.
Ketika Saudara sudah lancar menulis, Saudara dapat
mencermati kembali kerangka karangan yang telah disusun. Setelah itu, Saudara
dapat menilai, apakah kerangka karanga tersebut sudah memenuhi hal berikut ini.
  • Topik dan tema jelas
  • Tiap unit hanya mengandung satu gagasan
  • Pokok-pokok disusun secara logis
  • Menggunakan pasangan symbol yang konsisten
 (Sumber: Materi Kuliah Tata Bahasa dan Komposisi UT)
 

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *