Istilah-Istilah yang Digunakan dalam Semantics

Last Updated on 15.08.2026 by Zulfahmi M

Berikut ini adalah istilah-istilah yang digunakan dalam Semantics yang harus
Anda ketahui :
1. Simbol dan Referen ( Symbol and Referent)

Simbol
adalah sesuatu yang digunakan untuk merepresentasikan   sesuatu
yang lain. Dalam bahasa Indonesia, kata bahasa Inggris   symbol diartikan
lambang.Menurut Chaer (1998) lambang adalah sejenis tanda yang dapat berupa
bunyi(seperti dalam bahasa), gambar   (seperti dalam rambu-rambu lalu
lintas), warna  (juga seperti dalam   lalu lintas),gerak-gerik
anggota tubuh dan sebagainya yang   secara konvensional digunakan untuk
melambangkan atau menandai   sesuatu. Kata yang berbunyi /kuda/ digunakan
untuk melambangkan   sejenis binatang berkaki empat yang biasa dikendarai.
Warna merah dalam lampu lalu lintas
digunakan  untuk melambangkan larangan  tidak boleh berjalan.

Referen adalah benda konkritnya yang dirujuk oleh  simbol atau  
lambang.Kuda misalnya, adalah referen/ rujukan dari  lambang kata  
yang berbunyi /kuda/.

2. Denotasi, Konotasi, dan Implikasi ( Denotation, Connotation, and  
Implication)

Denotasi adalah makna kata yang sesungguhnya mengenai benda yang   
dirujuk, seperti makna yang biasa ditemui dalam kamus. Kata fresh   pada
kata fresh fruits  berbeda dari makna kata fresh dalam kata  fresh
graduate. Kata   fresh yang pertama memiliki makna sesungguhnya, yakni
segar, buah   segar, sedang kata fresh yang kedua artinya baru saja lulus,
jadi segar di sini bukan makna sesungguhnya. Itulah yang disebut makna  
konotatif.

Jadi, makna konotatif berbeda dari makna
sebenarnya. Selanjutnya, makna implikasi berbeda dari makna denotasi dan
konotasi. Implikasi berkaitan erat dengan konteks ataupun situasi. Yang dapat
memaknai kata tersebut hanyalah yang terlibat pembicaraan sebelumnya atau yang ada
di sekitar pembicara. Kata “kereta” oleh sekelompok anak yang sedang asyik
bermain-main di sepanjang secara implisit bisa diartikan “ awas lari ada kereta
api akan melintas”.

3. Ambiguitas (Ambiguity)

Ambiguitas adalah suatu konstruksi yang dapat ditafsirkan
lebih dari satu  makna (Kridalaksana, 1982). Ambiguitas dapat terjadi pada
komunikasi lisan  maupun tulisan.namun, pada umumnya terjadi pada komunikasi
tulisan, sebab pada komunikasi lisan ambiguitas dapat dihindari dengan bantuan
intonasi maupun dengan gerak. Dalamkomunikasi tulisan, jika penulis tidak
menggunakan tanda baca yang tepat, orang lain akan keliru menafsirkan makna
tersebut.

Contoh :
Di sebuah restoran seorang pelayan menyodorkan secarik
kertas kepada pelanggan sambil mengatakan : “Sir, here is your bill”, yang
artinya resi atau bukti pembayaran. kalimat yang sama digunakan seorang teller
di bank “ Here is your bill, Sir”. Bill yang pertama artinya resi/ bukti
pembayaran, sedang bill yang kedua artinya uang kertas.
4. Metapfora dan Simile ( Metaphore and Simile).
Metafor dan simile merupakan dua istilah yang mempunyai
definisi yang hampir sama. Metafor digunakan untuk membuat kalimat lebih hidup
dan menarik dengan membandingkan dua hal atau benda yang memiliki kesamaan sifat.
Matahari dikatakan raja siang, bulan dikatakan sang putri malam, showered with
gifts, little children need room to grow.

Sedang simile, yang dalam Bahsa
Indonesia disebut perumpamaan adalah perbandingan dua hal yang pada hakikatnya
berlainan, tetapi sengaja dianggap sama. Perbandingan tersebut dilakukan secara
eksplisit dengan menggunakan  kata  like atau as, dalam bahasa
Inggris atau bagai, bak, seperti, laksana, dan umpama dalam Bahasa Indonesia.

Contoh:
  • He sleeps like a log. (Tidurnya sangat pulas)
  • He is as dull as a donkey. (Bodhoh kayak kerbau JW)
5.Sinonim dan Antonim ( Synonym and Antonym)
Sinonim merupakan kata yang memiliki makna yang sama.
Contoh : 
  • clever = smart
  • big    = huge

Antonym adalah kata yang maknanya
berlawanan. Dalam Bahasa Inggris  antonym
dibagi menjadi  beberapa jenis, yaitu :

  • Gradable : short >< tall
  • Complementary : dead >< alive
  • Relational : send >< receive
  • Reversives : dress >< undress, tie >< untie, go up >< go  down

6. Hyponymy
Hyponymy is the meaning of a word is included in   the meaning of the
other.
Contoh :

  • rose is the hyponymy of flower.
  • horse is the hyponymy of animal.

7. Metonymy
Metonymy is when the meaning refers to something that is associated to it.
Contoh:

  • The White House denied the rumor.
  • The Red Eagle (Garuda Merah) was sent to Egypt.
  • The Green Peace works to save the world.

8. Homophoen
Homophoen is words having different spelling and different meaning, but the
same pronunciation.
Contoh:

  • made and maid
  • bare and bear
  • for, four, fore

9. Homonym
Homonym is words having the same spelling and  pronunciation but different meaning.
Contoh :

  • The fishermen  catch a lot of fish.  They can the fish in the cans.
  • Can you swim ?
  • This baggage is very light. Would you please turn off the light ?

10. Polysemy
Polysemy is a word or phrase with multiple, related meanings.
Contoh :

  • My head hurts.
  • She is the head of the sales department.
  • Police head quarter will be built in this area.

11. Homographs
Homographs is words that share the same spelling but having different
meaning and pronunciation.
Contoh :

  • A dove is a kind of bird.
  • He dove into the pool.
  • It is very dangerous for children to play near the bank  of the river.
  • Excuse me, is there a bank near here?

Sumber: Materi Mata Kuliah Semantics Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UT 2017.1

 

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *