Last Updated on 21.08.2026 by Zulfahmi M
Dalam perkembangannya, pengertian literasi bukan hanya berkaitan dengan keaksaraan atau bahasa, namun berkembang menjadi konsep fungsional yaitu literasi berkaitan dengan berbagai fungsi dan keterampilan hidup. Literasi memerlukan serangkaian kemampuan kognitif, pengetahuan bahasa tulis dan lisan, pengetahuan tentang genre (jenis-jenis teks) dan kultural. Konsep literasi dipahami sebagai seperangkat kemampuan mengolah informasi, jauh diatas kemampuan menganalisis dan memahami bahan bacaan. Dengan kata lain, literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga mencakup bidang lain, seperti ekonomi, teknologi informasi, matematika, sains, sosial, lingkungan, keuangan, bahkan moral (moral literacy).
Perkembangann teknologi informasi yang semakin modern, dunia pendidikan menggunakan istilah multiliterasi, dan multiliteras kritis (critical multiliteracies). Pendidikan modern menuntut pembelajaran secara kritis, dimana peserta didik diharapkan mampu mengoperasikan berbagai sarana dan media yang menunjang keberhasilan pendidikan. Secara kritis peserta didik bisa memahami alur operasional media dan teknologi pembelajaran yang ada. Literasi dianggap merupakan inti kemampuan dan modal utama bagi siswa maupun generasi mudua dalam belajar dan menghadapi tantangan-tantangan masa depan.
Sumber: Mengajar di Jaman Now, Gusnawan dan Darmani. Wade Group, 2018
Mengajar di MTs Muhammadiyah Lima Kaum 2001-2019, SMPN 5 Batusangkar 2017-2019, SMA Muhammadiyah Batusangkar 2014-2017 , STAIN Batusangkar 2005-2019, MTs Balah Aie Padang Pariaman 2021-2026. Admin: Ajoefahmi Course (www.zulfahmi.blog) Pustaka E-Book Ajoefahmi (www.zulfahmi.my.id)
