Strategi Menilai Proses Pembelajaran: Metrix Ingatan

A. Tingkat Berfikir
Ingatan, Pemahaman dan Pengetahuan Awal
B. Deskribsi
Strategi ini berbentk metrik yang terdiri dari baris-baris dan kolom-kolom kosong atau satu kolom yang telah diisi. Strategi ini dapat mengevaluasi kekuatan daya ingat siswa/mahasiswa akan materi pelajaran/perkuliahan yang penting dan hubungn antar materi serta menilai kecakapan siswa/mahasiswa mengorganisir informasi ke dalam kategori-kategori tertentu.
C. Langkah-Langkah
  1. Pertama guru/dosen membuat satu metrik kosong yang terdiri kolom-kolom dan baris-baris,
  2. Kemudian, isilah ruang yang kosong dengan fakta-fakta yang berhubungan dengan materi pelajaran/kuliah yang relevan,
  3. Pastikan kesesuaian atau keserasian antara judul kolom dengan judul baris, 
  4. Mintalah siswa/mahasiswa mengisi kolom-kolom yang kosong sesuai dengan judul kolom dan judul baris, 
  5. Setelah selesai diisi siswa/mahasiswa, kumpulkan matrik itu dan Anda siap untuk mengoreksi hasil kerja siswa/mahasiswa. 
D. Tujuan Pembelajaran
  • Meningkatkan kecakapan menghafal, 
  • Meningkatkan kecakapan membaca, 
  • Mengembangkan kecakapan belajar, strategi dan kebiasaan, 
  • Mempelajari terma-terma dan fakta-fakta ilmu pengetahuan, 
  • Mempelajari konsep-konsep dan teori-teori ilmu pengetahuan. 
E. Contoh-Contoh
Mata Pelajaran/Kuliah: Satra Indonesia
Setelah membaca empat roman yang terbit pada Periode Balai Pustaka dan Periode Pujangga Baru, guru/dosen berkeinginan melakukan penilaian untuk melihat sejauh mana ingatan dan pemahaman siswa/mahasiswa terhadap materi pelajaran/perkuliahan yang lalu.
NoJudulPengarangTema UtamaGaya
1Merantau Ke Deli
2STA
3Kawin Paksa
4Impresionisme
Mata Pelajaran/Kuliah: Teologi Islam
Setelah beberapa kali pelajaran/Perkuliahan, guru/dosen melihat perkembangan ingatan dan pemahaman siswa/mahasiswa terhadap materi pelajaran/perkuliahan yang lalu
NoAliranAkalWahyuDosa Besar
1Khawarij…………….…………….…………….
2Murji’ah
3Asy’ariya
4Mu’tazilah
5Maturidiyah
F. Saran-Saran
  1. Strategi ini sangat cocok untuk berfikir sederhana, seperti mengingat dang menghafal fakta-fakta, rukun-rukun. 
  2. Strategi ini sangat cocok untuk menghafal definisi-definis.
  3. Strategi ini juga dapat dikerjakan secara berpasangan atau kelompok kecil.
  4. Strategi ini cocok untuk mengulangi materi pelajaran/perkuliahan yang bersifat faktual untuk keseluruhan materi pelajaran/perkuliahan.
Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *