Last Updated on 15.08.2026 by Zulfahmi M
Penilaian Anter Teman
Penilaian antarteman adalah penilaian dengan
cara peserta didik saling menilai perilaku temannya. Penilaian antar teman
dapat mendorong: (a) obyektifitas peserta didik, (b) empati, (c) mengapresiasi
keragaman/ perbedaan, dan (d) refleksi diri. Di samping itu penilaian antar
teman dapat memberi informasi bagi guru mengenai peserta didik yang berdasarkan
hasil penilaian temannya, suka menyendiri dan kurang bergaul.
cara peserta didik saling menilai perilaku temannya. Penilaian antar teman
dapat mendorong: (a) obyektifitas peserta didik, (b) empati, (c) mengapresiasi
keragaman/ perbedaan, dan (d) refleksi diri. Di samping itu penilaian antar
teman dapat memberi informasi bagi guru mengenai peserta didik yang berdasarkan
hasil penilaian temannya, suka menyendiri dan kurang bergaul.
Sebagaimana penilaian diri, hasil penilaian
antar teman dapat digunakan sebagai data konfirmasi. Instrumen yang digunakan
berupa lembar penilaian antarteman. Kriteria penyusunan instrumen penilaian
antarteman sebagai berikut:
antar teman dapat digunakan sebagai data konfirmasi. Instrumen yang digunakan
berupa lembar penilaian antarteman. Kriteria penyusunan instrumen penilaian
antarteman sebagai berikut:
- Sesuai
dengan indikator yang akan diukur. - Indikator dapat diukur melalui pengamatan
peserta didik. - Kriteria penilaian dirumuskan secara sederhana,
namun jelas dan tidak berpotensi munculnya penafsiran makna ganda/berbeda. - Menggunakan bahasa lugas yang dapat dipahami
peserta didik. Menggunakan format sederhana dan mudah digunakan oleh peserta
didik. - Indikator menunjukkan sikap/perilaku peserta
didik dalam situasi yang nyata atau sebenarnya dan dapat diukur.
Penilaian antar teman dapat dilakukan pada saat
peserta didik melakukan kegiatan di dalam dan/atau di luar kelas. Misalnya pada
kegiatan kelompok setiap peserta didik diminta mengamati/menilai dua orang temannya,
dan dia juga dinilai oleh dua orang teman lainnya dalam kelompoknya.
peserta didik melakukan kegiatan di dalam dan/atau di luar kelas. Misalnya pada
kegiatan kelompok setiap peserta didik diminta mengamati/menilai dua orang temannya,
dan dia juga dinilai oleh dua orang teman lainnya dalam kelompoknya.
.
Contoh
instrumen penilaian (lembar pengamatan) antarteman (peer assessment)
menggunakan daftar cek (check list) pada
waktu kerja kelompok.
instrumen penilaian (lembar pengamatan) antarteman (peer assessment)
menggunakan daftar cek (check list) pada
waktu kerja kelompok.
Petunjuk Pengisian
Amati perilaku 2 orang temanmu atau lebih selama
mengikuti kegiatan kelompok.
mengikuti kegiatan kelompok.
Isilah kolom yang tersedia dengan tanda cek (√)
jika temanmu menunjukkan perilaku yang sesuai dengan pernyataan untuk indikator
yang kamu amati atau tanda strip (-) jika temanmu tidak menunjukkan perilaku
tersebut.
jika temanmu menunjukkan perilaku yang sesuai dengan pernyataan untuk indikator
yang kamu amati atau tanda strip (-) jika temanmu tidak menunjukkan perilaku
tersebut.
Serahkan hasil pengamatan kepada bapak/ibu guru.
Nama Teman: 1……………. 2……………….
Nama Penilai: …………………………………
Kelas/Semester: ………………………………
Contoh Penilaian Antar Teman
No | Pernyataan/Indikator Pengamatan | Teman 1 | Teman 2 |
1. | Teman saya mengajukan pertanyaan dengan sopan | ||
2 | Teman saya mengerjakan kegiatan sesuai pembagian tugas dalam kelompok | ||
3 | Teman saya mengemungkakan ide untuk menyelesaikan masalah | ||
4 | Teman saya memaksa kelompok untuk menerima usulnya | ||
5 | Teman saya menyala pembicaraan teman kelompok | ||
6 | Teman saya menjawab pertanyaan yang diajukan teman lain | ||
7 | Teman saya menertawakan pendapat teman yang aneh | ||
8 | Teman saya melaksanakan kesepakatan kelompok meskipun tidak sesuai dengan pendapatnya |
Pernyataan-pernyataan untuk indikator yang
diamati pada format di atas merupakan contoh. Pernyataan tersebut bersifat
positif (nomor 1, 2, 3, 6, dan bersifat negatif (nomor 4, 5, dan 7). Guru dapat
berkreasi membuat sendiri pernyataan atau pertanyaan dengan memperhatikan
kriteria instrumen penilaian antar teman. Lembar penilaian diri dan penilaian
antar teman yang telah diisi dikumpulkan kepada guru, selanjutnya dipilah dan
direkapitulasi sebagai bahan tindak lanjut. Guru dapat menganalisis jurnal atau
data/informasi hasil observasi penilaian sikap dengan data/informasi hasil
penilaian diri dan penilaian antar teman sebagai bahan pembinaan. Hasil
analisis penilaian sikap perlu segera ditindak lanjuti. Peserta didik yang
menunjukkan banyak perilaku positif diberi apresiasi/pujian dan disarankan
untuk terus melaksanakan/ meningkatkan, sedangkan peserta didik yang menunjukkan
banyak perilaku negatif diberi motivasi/pembinaan dan diingatkan untuk tidak
mengulanginya lagi sehingga peserta didik tersebut dapat membiasakan diri
berperilaku baik (positif). Hal yang sangat penting lagi adalah keteladanan
guru, yaitu guru harus memberi contoh bersikap spiritual dan sosial/berperilaku
baik yang dapat diteladani peserta didiknya. Penilaian diri dan penilaian antar
teman dilakukan sekurang-kurangnya satu kali dalam satu semester.
Sumber:
Lampiran Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5162 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Penilaian Hasil Belajar Pada MTs
diamati pada format di atas merupakan contoh. Pernyataan tersebut bersifat
positif (nomor 1, 2, 3, 6, dan bersifat negatif (nomor 4, 5, dan 7). Guru dapat
berkreasi membuat sendiri pernyataan atau pertanyaan dengan memperhatikan
kriteria instrumen penilaian antar teman. Lembar penilaian diri dan penilaian
antar teman yang telah diisi dikumpulkan kepada guru, selanjutnya dipilah dan
direkapitulasi sebagai bahan tindak lanjut. Guru dapat menganalisis jurnal atau
data/informasi hasil observasi penilaian sikap dengan data/informasi hasil
penilaian diri dan penilaian antar teman sebagai bahan pembinaan. Hasil
analisis penilaian sikap perlu segera ditindak lanjuti. Peserta didik yang
menunjukkan banyak perilaku positif diberi apresiasi/pujian dan disarankan
untuk terus melaksanakan/ meningkatkan, sedangkan peserta didik yang menunjukkan
banyak perilaku negatif diberi motivasi/pembinaan dan diingatkan untuk tidak
mengulanginya lagi sehingga peserta didik tersebut dapat membiasakan diri
berperilaku baik (positif). Hal yang sangat penting lagi adalah keteladanan
guru, yaitu guru harus memberi contoh bersikap spiritual dan sosial/berperilaku
baik yang dapat diteladani peserta didiknya. Penilaian diri dan penilaian antar
teman dilakukan sekurang-kurangnya satu kali dalam satu semester.
Sumber:
Lampiran Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5162 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Penilaian Hasil Belajar Pada MTs
Mengajar di MTs Muhammadiyah Lima Kaum 2001-2019, SMPN 5 Batusangkar 2017-2019, SMA Muhammadiyah Batusangkar 2014-2017 , STAIN Batusangkar 2005-2019, MTs Balah Aie Padang Pariaman 2021-2026. Admin: Ajoefahmi Course (www.zulfahmi.blog) Pustaka E-Book Ajoefahmi (www.zulfahmi.my.id)
