Last Updated on 15.04.2016 by Zulfahmi M
Tujuan penelitian tindakan kelas (PTK) adalah adanya keinginan peniliti untuk memecahkan masalahnya melalui tindakan/intervensi yang sudah dipertimbangkan dengan sungguh-sungguh, sehingga hasilnya akan mampu menumbuhkan perubahan yang mengarah pada perbaikan proses pembelajaran. Untuk itu penyusunan usulan penelitian oleh guru atau peneliti lain perlu dipersiapan dengan maksimal agar pegangan untuk bertindak oleh guru, walaupun penelitian itu didanai oleh guru itu sendiri. Namun untuk penelitian yang akan meminta dana dari lembaga tertentu, penyusunan proposal penelitian merupakan suatu keharusan dan mutlak.
Untuk menyusun proposal penelitian tindakan kelas (PTK), penelitian perlu mengikuti sistematika atau format berikut:
a. Judul Penelitian
Judul penelitian hendaknya ditulis dengan singkat dan spesifik, tetapi mencakup jelas menggambarka masalah yang akan diteliti dan tindakan untuk mengatasi masalahnya.
Contoh Judul PTK:
- Peningkatan Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Sistem Modular pada Mata Pelajaran Fiqih MAN 1 Pariaman.
- Peningkatan Kualitas Pembelajaran Perhitungan Konstruksi Bangunan Sederhana (PKKBS) melalui Model Siklus Pembelajaran (Learning Cycle) di SMKN Batipuh.
- Aplikasi Media Compic (Computer Picture) bagi Siswa Berkesulitan Membaca pada Siswa Kelas 2 di Sekolah Dasar Negeri 1 Lima Kaum.
b. Pendahuluan
Pada bagian ini pendahuluan setidaknya memuat faktor-faktor berikut:
- Latar Belakang Masalah. Masalah yang akan diteliti merupakan masalah yang penting dan mendesak untuk dipecahkan, serta dapat dilaksanakan dilihat dari segi ketersediaan waktu, biaya, dan daya dukung lainnya yang dapat memperlancar penelitian tersebut. Setelah diidentifikasi masalah penelitiannya, selanjutnya perlu analisis dan diskripsikan secara cermat akar penyebab dari masalah tersebut. Prosedur yang digunakan dalam identifikasi masalah perlu dikemungkakan secara jelas dan sistematis. Di samping itu, kemukakan perlakuan atau metode pembelajaran yang biasa digunakan sehingga perlunya ada perbaikan.
- Perumusan dan Pemecahan Masalah. Rumuskan masalah penelitian dalam bentuk suatu rumusan penelitian tindakan kelas. Dalam perumusan masalah dapat dijelaskan definisi, asumsi, dan lingkup yang menjadi batasan penelitian. Kemudian dirumuskan ke dalam rumusan masalah yang sebaiknya menggunakan kalimat pertanyaan dengan terlihat unsur what when, who, where, how much dan how many secara jelas. Uraikan alternatif tindakan yang akan dilakukan untuk memecahkan masalah. Pendekatan dan konsep yang digunakan untuk menjawab masalah yang diteliti, hendaknya sesuai dengan kaidah penelitian tindakan kelas (PTK). Cara pemecahan masalah ditentukan berdasarkan pada akar penyebab permasalahan dalam bentuk tindakan (action).
- Tujuan Penelitian. Kemungkakan secara singkat tentang tujuan penelitian yang ingin dicapai dengan berdasarkan pada permasalahan yang dikemungkakan. Tujuan penelitian harus terjawab dalam hasil kesimpulan hasil penelitian.
- Manfaat Penelitian. Uraikan kotribusi hasil penelitian tentang kualitas pembelajaran sehingga tampak manfaatnya bagi siswa, guru, maupun komponen pendidikan di sekolah terkait. Kemungkakan inovasi yang akan dihasilkan dari penelitian.
c. Kajian Pustakan
Uraikan dengan jelas kajian teori dan pustaka yang menumbuhkan gagasan dan mendasari usulan rancangan penelitia tindakan. Kemungkakan juga teori, temuan, dan bahan penelitian lain yang mendukung pilihan lain yang mendukung pilihan tindakan untuk mengatasi permasalahan penelitian tersebut. Uraian ini digunakan untuk menyusun kerangka berfikir atau konsep yang akan digunakan dalam penelitian. Pada bagian akhir dapat dikemungkakan hipotesis tindakan indikator keberhasilan.
d. Metodologi Penelitian
Uraikan secara jelas prosedur penelitian yang akan dilakukan. Kemungkakan objek, waktu dan lamanya tindakan, serta lokasi penelitian secara jelas. Prosedur handaknya dirinci berupa perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/pengamatan, evaluasi-refleksi, yang bersifat daur ulang atau siklus. Tunjukan siklus-siklus kegiatan penelitian dengan menguraikan indikator keberhasilan yang dicapai setiap siklus sebelum pimdah ke siklus berikutnya. Jumlah siklus diusahakan lebih dari satu siklus, namun harus tetap memperhatikan jadwal kegiatan belajar disekolah. Dalam rencana pelaksanaan tindakan pada setiap tahap hendaknya digambarkan peranan dan intensitas kegiatan masing-masing anggota peneliti, sehingga tampak jelas tingkat dan kesulitan kolaborasi dalam kegiatan tersebut.
e. Jadwal Pelaksanaan
Buatlah jadwal kegiatan penelitian meliputi persiapan, perencanaan, pelaksanaan, dan penyusunan laporan hasil penelitian dalam bentuk Grant Chart, Jadwal penelitian disusun untuk memberikan prediksi bagi penilus sendiri dalam memprogram persiapan usulan pengembangan profesi.
f. Daftar Pustaka
Disusun daftar pustaka dengan menggunakan pedoman yang berlaku.
Sumber: Penelitian Tindakan Kelas, Prof. Suharsii Arikunto, Bumi Aksara, 2007
Mengajar di MTs Muhammadiyah Lima Kaum 2001-2019, SMPN 5 Batusangkar 2017-2019, SMA Muhammadiyah Batusangkar 2014-2017 , STAIN Batusangkar 2005-2019, MTs Balah Aie Padang Pariaman 2021-2026. Admin: Ajoefahmi Course (www.zulfahmi.blog) Pustaka E-Book Ajoefahmi (www.zulfahmi.my.id)