Last Updated on 22.08.2017 by Zulfahmi M
dengan metode Picture Series dilaksanakan,
peneliti mengambil kesimpulan sebagai berikut :
- Metode Picture Series sangat
diperlukan dalam pembelajaran Bahasa Inggris khususnya pada kompetensi writing. Dengan membuat kerangka
karangan dalam bentuk Picture Series yang
dapat digambari dan diwarnai sesuka hati, dapat memotivasi siswa untuk
mengekspresikan gagasannya melalui gambar yang beraneka ragam dan warna. Picture Series juga dapat memunculkan ide,
sehingga mempermudah siswa dalam menulis /mengarang. Selain itu, Picture Series juga dapat memunculkan
kreatifitas, yang terlihat dari hasil karya siswa kelas VIII MTs Muhammadiyah
Lima Kaum, Batusangkar yang bagus-bagus dan menarik, diluar dugaan peneliti. - Implementasi metode Picture
Series dalam penulisan teks monolog berbentuk Narrative benar-benar menarik minat siswa. Hal ini dibuktikan
dengan catatan hasil pengamatan kolaborator Zulfahmi.M,S.Pd.I, guru Bahasa Inggris
MTs Muhammadiyah Lima kaum, Batusangkar yang memberi catatan bahwa siswa sangat
senang atau antusias dalam mengikuti pelajaran dengan metode Picture Series. Siswa juga sangat aktif
dalam mengikuti pelajaran. Penampilan guru dan materi yang disajikan cukup
baik, mengena dan mudah diterima siswa. Pada waktu ulangan, semua siswa
terlihat asyik dalam mengerjakan tugas dan semua siswa dapat menyelesaikan
tugas itu dengan baik. - Berdasarkan analisis hasil evaluasi pada siklus pertama,
dari 25 siswa mendapat ketuntasan belajar sebesar 60%. Kelas dikatakan tuntas
belajarnya apabila minimum 85% siswanya dapat mencapai nilai KKM. Berarti kelas
ini tuntas belajarnya. Sedang pada siklus kedua, dari 25 siswamendapatkan
ketuntasan dalam materi ini sebesar 95%,
kesimpulan di atas, peneliti menyarankan agar :
- Guru Bahasa Inggris SMP supaya mencoba menggunakan metode Picture Series dalam
pembelajaran
kompetensi writing teks Narrative.
Selain menarik, karena dapat diberi gambar-gambar dan warna-warna sekehendak
pembuatnya, juga dapat memunculkan kreatifitas siswa, memudahkan penulisan,
dengan memanfaatkan gambar dan teks ketika kita mencatat atau mengeluarkan
sesuatu yang ada di dalam diri, maka kita telah menggunakan dua belahan otak
secara sinergis. Apalagi jika dalam peta pikiran itu, kemudian ditambahkan
warna dan hal-hal yang memperkuat emosi (”Brain-Based
Writing”) - Para guru atau pendidik Bahasa Inggris pada umumnya, juga
dapat menggunakan metode ini dalam segala kompetensi pembelajaran, karena
metode ini cukup menarik, dapat memunculkan ide dan kreatifitas, memuat
berbagai metode, dan mengajak orang untuk berpikir global. Yang juga berarti
mengaktifkan otak kanan. Orang yang berpikir dengan kedua belah otaknya (otak
kanan dan otak kiri) akan memperoleh hasil yang maksimal dalam tugas atau
pekerjaannya.
Language Writting. Cambridge unniversity Press.
On Sky 1 for Junior High School Students.Jakarta : Erlangga
Karya Tulis Ilmiah Guru, Widyaswara LPMP Jateng
to academic English (3rded).New york:Pearson Education.Inc
Proposal dan Laporan PTK. SMPM 7 Yogyakarta
Mengajar di MTs Muhammadiyah Lima Kaum 2001-2019, SMPN 5 Batusangkar 2017-2019, SMA Muhammadiyah Batusangkar 2014-2017 , STAIN Batusangkar 2005-2019, MTs Balah Aie Padang Pariaman 2021-2026. Admin: Ajoefahmi Course (www.zulfahmi.blog) Pustaka E-Book Ajoefahmi (www.zulfahmi.my.id)