Pembelajaran Yang Mengacu Pada Pendekatan Saintifik

Last Updated on 21.08.2026 by Zulfahmi M

Proses pembelajaran yang mengacu
pada pendekatan
saintifik, meliputi lima
langkah sebagai berikut.
 

  1. Mengamati, yaitu kegiatan siswa
    mengidentifikasi melalui indera penglihat (membaca, menyimak), pembau,
    pendengar, pengecap dan peraba pada waktu mengamati suatu
    objek dengan ataupun tanpa alat bantu. Alternatif kegiatan mengamati antara lain
    observasi lingkungan, mengamati gambar, video, tabel dan grafik data,
    menganalisis peta, membaca berbagai informasi yang tersedia di media masa dan
    internet maupun sumber lain. Bentuk hasil belajar dari kegiatan mengamati
    adalah siswa dapat mengidentifikasi masalah.
     
  2. Menanya, yaitu kegiatan siswa
    mengungkapkan apa yang ingin diketahuinya baik yang berkenaan dengan suatu
    objek, peristiwa, suatu proses tertentu. Dalam kegiatan menanya, siswa membuat
    pertanyaan secara individu atau kelompok tentang apa yang belum diketahuinya.
    Siswa dapat mengajukan pertanyaan kepada guru, narasumber, siswa lainnya dan
    atau kepada diri sendiri dengan bimbingan guru
    hingga siswa dapat mandiri dan menjadi kebiasaan. Pertanyaan dapat diajukan secara lisan dan tulisan serta
    harus dapat membangkitkan motivasi siswa untuk tetap aktif dan gembira. Bentuknya dapat berupa kalimat pertanyaan dan kalimat hipotesis. Hasil belajar dari kegiatanmenanya adalah siswa dapat merumuskan masalah dan merumuskan hipotesis.
  3. Mengumpulkan data, yaitu
    kegiatan siswa mencari informasi sebagai bahan
    untuk dianalisis dan disimpulkan. Kegiatan mengumpulkan data dapat dilakukan dengan cara membaca buku, mengumpulkan data sekunder,
    observasi lapangan, uji coba (eksperimen), wawancara, menyebarkan kuesioner,
    dan lain-lain.
    Hasil belajar dari
    kegiatan mengumpulkan data adalah siswa dapat menguji hipotesis
     
  4. Mengasosiasi, yaitu
    kegiatan siswa
    mengolah data dalam bentuk serangkaian aktivitas fisik dan pikiran dengan bantuan
    peralatan tertentu. Bentuk kegiatan mengolah data antara lain melakukan
    klasifikasi, pengurutan (sorting), menghitung, membagi, dan menyusun
    data dalam bentuk yang lebih informatif, serta menentukan sumber data sehingga
    lebih bermakna. Kegiatan siswa dalam mengolah data misalnya membuat tabel,
    grafik, bagan, peta konsep, menghitung, dan pemodelan. Selanjutnya siswa
    menganalisis data untuk membandingkan ataupun menentukan hubungan antara data
    yang telah diolahnya dengan teori yang ada sehingga dapat ditarik simpulan dan
    atau ditemukannya prinsip dan konsep penting yang bermakna dalam menambah skema
    kognitif, meluaskan pengalaman, dan wawasan pengetahuannya.
    Hasil belajar dari kegiatan menalar/mengasosiasi adalah siswa dapat
    menyimpulkan hasil kajian dari hipotesis.
  5. Mengomunikasikan, yaitu
    kegiatan siswa mendeskripsikan dan menyampaikan hasil temuannya dari kegiatan
    mengamati, menanya, mengumpulkan dan mengolah data, serta mengasosiasi yang
    ditujukan kepada orang lain baik secara lisan maupun tulisan dalam bentuk
    diagram, bagan, gambar, dan sejenisnya dengan bantuan perangkat teknologi
    sederhana dan atau teknologi informasi dan komunikasi.
    Hasil belajar dari kegiatanmengomunikasikan adalah siswa dapat memformulasikan
    dan mempertanggungjawabkan pembuktian hipotesis.

 Sumber: Bahan Pelatihan Kurikulum 2013 Tahun 2016