Last Updated on 15.08.2026 by Zulfahmi M
STUDI ISLAM (ISLAMIC STUDIES)
Studi islam atau studi keislaman (Islamic studies)
merupakan suatu disiplin ilmu yang membahas Islam, baik sebagai ajaran,
kelembagaan, sejarah maupun kehidupan umatnya.
Islam sebagai agama dan
sistem ajaran telah menjalani
proses akulturasi, transmisi dari generasi ke generasi dalam rentang waktu yang
panjang dan dalam ruang budaya yang
beragam. Proses ini melibatkan tokoh-tokoh agama, mulai dari Rasulullah saw.,
para sahabat, sampai ustadz dan para pemikir Islam sebagai pewaris dan
perantara yang hidup
Proses transmisi ini berlangsung di berbagai institusi
mulai dari keluarga, masyarakat, mesjid, kuttab, madrasah, pesantren, sampai
al-jamiah.
Dalam proses tersebut
para pemeluk agama
ini telah memberikan respon, baik
dalam pemikiran ovensif maupun devensif terhadap ajaran, ideologi atau
pemikiran dari luar agama yang diyakininya itu.
Dengan demikian, studi keislaman, dilihat dari ruang
lingkup kajiannya, berupaya mengkaji Islam dalam berbagai aspeknya dan dari
berbagai perspektifnya.
PENDEKATAN STUDI ISLAM
Studi ini menggunakan pola kajian Islamic studies sebagaimana
berkembang dalam tradisi akademik
modern (barat).
Pola kajian yang dikembangkan dalam studi ini adalah
upaya kritis terhadap teks, sejarah, dokrin, pemikiran dan istitusi keislaman
dengan menggunakan pendekatan-pendektan tertentu,seperti Kalam, Fiqh, fisafat,
tasawuf, historis, antropologis, sosiologis, psikologis, yang secara populer di
kalangan akademik dianggap ilmiah.
Kajian dengan pendekatan semacam ini banyak dilakukan
oleh para orientalis atau islamis yang memposisikan diri sebagai outsider
(pengkaji islam daru luar) dan insider (pengkaji dari kalangan muslim)
dalam studi keislaman kontemporer.
BEBERAPA PENDEKATAN STUDI ISLAM
- Pendekatan normatif adalah sebuah pendekatan
yang lebih menekankan aspek norma-norma dalam ajaran Islam sebagaimana terdapat
dalam Alqur’an dan Sunnah. - Pendekatan antropologis adalah salah satu upaya
memahami agama dengan cara melihat praktik keagamaan yang tumbuh dan berkembang
dalam masyarakat. - Pendekatan sosiologi adalah salah satu upaya
memahami agama dengan cara meningkatkan kemampuan manusia untuk menyesuaikan
diri atau beradaptasi dengan lingkungan sosialnya agar pola fikir berkembang
dan akan mengalami evolusi yang menyebabkan perubahan sosial masyarakat baru dan
akan tercipta tingkat integrasi lebih besar. - Pendekatan fenomenologi merupakan pendekatan
agama dengan cara membandingkan berbagai macam gaya dari bidang yang sama
antara berbagai macam agama - Pendekatan teologis adalah sebuah upaya
memahami agama dengan menggunakan kerangka ilmu ketuhanan yang menimbulkan
keyakinan agama dianggap paling benar dibandingkan yang lain - Pendekatan fenomenologi merupakan pendekatan
agama dengan cara membandingkan berbagai macam gejala dari bidang yang sama
antara berbagai macam agama - Pendekatan filosofis merupakan studi proses
tentang kependidikan yang didasari nilai-nilai filosofis yang bersumber dari Al
Quran dan Hadist. - Pendekatan politis adalah salah satu upaya
memahami agama dengan cara menanamkan nilai-nilai agama pada lembaga sosial
agar timbul motivasi/keinginan untuk meraih kebahagiaan dan kesejahteraan serta
perdamaian pada masyarakat. - Pendekatan psikologi adalah paradigma cara
pandang memahami agama dengan mempelajari jiwa seseorang dengan cara melihat
gejala perilaku yang dapaat diamati. Dalam Islam banyak sekali penggambaran
batin. - Pendekatan interdisipliner adalah upaya dalam
memahami Islam dengan menggunakan sejumlah sudut pandang pendekatan
Sumber: Materi Kuliah Prof. DR. H. Syaifullah SA, MA (Guru Besar UIN IB / UMSB). Mata Kuliah Pendekaan Studi Islam, Oktober 2023 Pasca UMSB
Mengajar di MTs Muhammadiyah Lima Kaum 2001-2019, SMPN 5 Batusangkar 2017-2019, SMA Muhammadiyah Batusangkar 2014-2017 , STAIN Batusangkar 2005-2019, MTs Balah Aie Padang Pariaman 2021-2026. Admin: Ajoefahmi Course (www.zulfahmi.blog) Pustaka E-Book Ajoefahmi (www.zulfahmi.my.id)
