Last Updated on 08.12.2018 by Zulfahmi M
Penilaian Diri
Teknik penilaian sikap dilakukan oleh semua guru mata pelajaran dan wali kelas dapat berupa observasi, penilaian diri, dan penilaian antar teman. Penilaian diri merupakan bagian penunjang dalam teknik penilaian sikap. Dimana penilaian ini dilakukan minimal 1 kali dalam 1 semester.
Penilaian diri
Penilaian diri
dilakukan dengan cara meminta peserta didik untuk mengemukakan kelebihan dan
kekurangan dirinya dalam berperilaku. Selain itu, penilaian diri juga dapat
digunakan untuk membentuk sikap peserta didik terhadap mata pelajaran. Hasil
penilaian diri peserta didik dapat digunakan sebagai data konfirmasi. Penilaian
diri dapat memberi dampak positif terhadap perkembangan kepribadian peserta
didik, antara lain:
dilakukan dengan cara meminta peserta didik untuk mengemukakan kelebihan dan
kekurangan dirinya dalam berperilaku. Selain itu, penilaian diri juga dapat
digunakan untuk membentuk sikap peserta didik terhadap mata pelajaran. Hasil
penilaian diri peserta didik dapat digunakan sebagai data konfirmasi. Penilaian
diri dapat memberi dampak positif terhadap perkembangan kepribadian peserta
didik, antara lain:
- Dapat menumbuhkan rasa percaya diri, karena diberi kepercayaan untuk
menilai diri sendiri; - Peserta didik
menyadari kekuatan dan kelemahan dirinya, karena ketika melakukan penilaian
harus melakukan introspeksi terhadap kekuatan dan kelemahan yang dimiliki; - Dapat
mendorong, membiasakan, dan melatih peserta didik untuk berbuat jujur, karena
dituntut untuk jujur dan objektif dalam melakukan penilaian; dan - Membentuk sikap
terhadap mata pelajaran/pengetahuan
Instrumen yang
digunakan untuk penilaian diri berupa lembar penilaian diri yang dirumuskan
secara sederhana, namun jelas dan tidak bermakna ganda, dengan bahasa lugas
yang dapat dipahami peserta didik, dan menggunakan format sederhana yang mudah
diisi peserta didik. Lembar penilaian diri dibuat sedemikian rupa sehingga
dapat menunjukkan sikap peserta didik dalam situasi yang nyata/sebenarnya, bermakna,
dan mengarahkan peserta didik mengidentifikasi kekuatan atau kelemahannya. Hal
ini untuk menghilangkan kecenderungan peserta didik menilai dirinya secara
subjektif. Penilaian diri oleh peserta didik dilakukan melalui langkah-langkah
sebagai berikut:
digunakan untuk penilaian diri berupa lembar penilaian diri yang dirumuskan
secara sederhana, namun jelas dan tidak bermakna ganda, dengan bahasa lugas
yang dapat dipahami peserta didik, dan menggunakan format sederhana yang mudah
diisi peserta didik. Lembar penilaian diri dibuat sedemikian rupa sehingga
dapat menunjukkan sikap peserta didik dalam situasi yang nyata/sebenarnya, bermakna,
dan mengarahkan peserta didik mengidentifikasi kekuatan atau kelemahannya. Hal
ini untuk menghilangkan kecenderungan peserta didik menilai dirinya secara
subjektif. Penilaian diri oleh peserta didik dilakukan melalui langkah-langkah
sebagai berikut:
- Menjelaskan
kepada peserta didik tujuan penilaian diri. - Menentukan
indikator yang akan dinilai. - Menentukan
kriteria penilaian yang akan digunakan. - Merumuskan
format penilaian, berupa daftar cek (check
list) atau skala penilaian (rating
scale), atau dalam bentuk esai untuk mendorong peserta didik mengenali diri
dan potensinya.
Contoh Lembar Penilaian Diri menggunakan daftar cek (check list) pada kegiatan
kelompok
Nama: ………..
Kelas/Semester: ……/………
Petunjuk:
Bacalah
baik-baik setiap pernyataan dan berilah tanda cek (√) pada kolom
yang sesuai dengan keadaan dirimu yang sebenarnya.
baik-baik setiap pernyataan dan berilah tanda cek (√) pada kolom
yang sesuai dengan keadaan dirimu yang sebenarnya.
No | Pernyataan | Ya | Tidak |
Selama kegiatan kelompok, saya: | |||
1 | Mengusulkan ide kepada kelompok | ||
2 | Sibuk mengerjakan tugas saya sendiri | ||
3 | Tidak berani bertanya karena malu ditertawakan | ||
4 | Menertawakan pendapat teman | ||
5 | Aktif mengajukan pertanyaan dengan sopan | ||
6 | Melaksakan kesepakatan kelompok, meskipun tidak sesuai dengan pendapat saya |
Penilaian diri
tidak hanya digunakan untuk menilai sikap spiritual dan sosial, tetapi dapat
juga digunakan untuk menilai sikap terhadap pengetahuan dan keterampilan serta
kesulitan belajar peserta didik.
tidak hanya digunakan untuk menilai sikap spiritual dan sosial, tetapi dapat
juga digunakan untuk menilai sikap terhadap pengetahuan dan keterampilan serta
kesulitan belajar peserta didik.
Sumber:
Lampiran Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5162 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Penilaian Hasil Belajar Pada MTs
Mengajar di MTs Muhammadiyah Lima Kaum 2001-2019, SMPN 5 Batusangkar 2017-2019, SMA Muhammadiyah Batusangkar 2014-2017 , STAIN Batusangkar 2005-2019, MTs Balah Aie Padang Pariaman 2021-2026. Admin: Ajoefahmi Course (www.zulfahmi.blog) Pustaka E-Book Ajoefahmi (www.zulfahmi.my.id)
