Grammatical Categories, Lexical and Derivational Relations (Word Meaning – Makna Kata)

Last Updated on 15.08.2026 by Zulfahmi M

Grammatical Categories

Grammatical
categories
adalah bentuk rumusan yang ada dalam kata maupun kalimat di semua bahasa, termasuk bahasa Inggris. Namun aturan yang ada dalam rumusan itu berbeda antara bahasa yang satu dengan
yang lain.Dalam bahas
a Inggris, misalnya ada aturan penggunaan to be dan
artikel a,an, atau the untuk memberikan keterangan
pada kata benda yang dalam bahasa Indonesia aturan itu tidak ada.  Pada kalimat “I am a teacher”. Dalam bahasa Inggris kehadiran  kata am
dan a itu wajib, sementara dalam 
bahasa Indonesia kata itu tidak diperlukan. Kalimat tersebut cukup
dikatakan “Saya guru.” Sebaliknya dalam bahasa Indonesia ada aturan
pengulangan yang dipakai menyatakan jamak atau  penekanan, sedang dalam bahasa Inggris tidak
ada.
Contoh :
  • ”Anak-anak pak Basuki pintar-pintar”,à Mr.Basuki’s children are smart  bukan  *Mr Basuki’s child-child  are
    smart-smart
Pemaknaan
Kata dengan kategori gramatikal
Dalam bahasa
Inggris pemaknaan gramatikal dapat dinyatakan dengan tenses (kala),  phonological (fonologis), dan morphological
(morfologis).
Tense (Kala) dapat membentuk satu kata/ leksim
yang sama memiliki makna
gramatikal yang berbeda.
Contoh :
  • He
    walks to school everyday
    .
  • He
    is walking to the bus stop now.
  • He walked with his friends yesterday.
Secara gramatikal, makna kata walks, is walking, dan walked itu berbeda, tetapi  makna secara leksikal sama, yaitu berjalan.
Phonological ( Fonologis) : beberapa kata/leksim
direpresentasikan dengan satu fonologis.
Contoh :
  • 1. He
    kicked the ball with his left foot
    . ( bagian tubuh manusia)
  • 2.The
    village is located at the foot of the mountain
    . ( bagian bawah
    gunung)
  • 3. He
    ate a foot long hot dog.
    ( ukuran panjang)
Kata foot
dari kalimat 1,2,dan 3 secara fonologis sama, tetapi makna leksikalnya berbeda.
Morphemes ( Morfem) makna kata akan berubah kalau ada
penggabungan dengan
 morfem.
Contoh :
  • book    
    books
  • predictable  – unpredictable
  • success   – successful
Penggabungan  kata book,
predictable
, dan sucess dengan
morfem –s, un-, dan
–ful mengubah makna ketiga kata tersbut.
Lexical Relation ( Hubungan Leksikal)
Makna kata
bisa lebih dari satu karena adanya hubungan leksikal.
Contoh :  
  • bite
    (noun)  – gigitan, sengatan
    à mosquito
    bite
  • bite
    (verb)   – menggigit
    à The dog
    bites the child
  • end (noun)   
    akhir, ujung,
    à the end of
    the story, the end of the road
  • end (verb)    
    menutup, mengakhiri
    à the meeting will end at 10  o’clock
Sumber: Materi Kuliah Semantics Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Ut 2017.1 
 

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *